Pencarian

Nissan Serena e-POWER di GIIAS 2026: MPV Listrik Tanpa Colokan, Tapi Harga Tak Diungkap

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 00:10:01 WIB
Nissan Serena e-POWER di GIIAS 2026: MPV Listrik Tanpa Colokan, Tapi Harga Tak Diungkap
Nissan Serena e-POWER dipamerkan di booth Nissan pada ajang GIIAS 2026 di Kalimantan Barat.

KALIMANTAN BARAT — PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) kembali menggunakan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai panggung untuk memperkenalkan lini elektrifikasinya. Model yang menjadi pusat perhatian di booth Nissan kali ini adalah Serena e-POWER, MPV yang disebut-sebut sebagai jawaban untuk kebutuhan mobilitas keluarga Tanah Air.

Alih-alih membuka dengan data teknis, Nissan justru memilih membuka pameran dengan pernyataan presiden direktur regionalnya. Masao Tsutsumi, President of Nissan ASEAN and Thailand, menegaskan bahwa Indonesia adalah salah satu pasar utama perusahaan di kawasan ASEAN. "Teknologi elektrifikasi merepresentasikan visi kami terhadap mobilitas masa depan," ujarnya saat pembukaan booth Nissan di GIIAS 2026, Kamis pekan ini.

e-POWER Bukan Hybrid Biasa: Motor Listrik Jadi Penggerak Utama

Yang menarik dari Serena e-POWER adalah arsitekturnya yang berbeda dari hybrid konvensional. Pada sistem e-POWER, roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. Mesin bensin di dalamnya tidak terhubung langsung ke roda, melainkan hanya berfungsi sebagai generator untuk memproduksi listrik dan mengisi baterai.

Konsekuensinya, pengemudi mendapat sensasi berkendara yang mendekati mobil listrik murni: akselerasi responsif dan halus tanpa jeda perpindahan gigi. Ini menjadi nilai jual utama yang ditonjolkan Nissan untuk membedakan diri dari pesaing hybrid di kelas MPV.

Kabin Lapang dan Kenyamanan Premium: Target Pasar Keluarga

Nissan memposisikan Serena e-POWER sebagai kendaraan keluarga dengan kabin lapang dan kenyamanan premium. Kombinasi ruang yang lega dengan keheningan berkendara ala EV menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang kerap melakukan perjalanan jauh bersama orang-orang terdekat.

Sayangnya, dalam seremoni pembukaan tersebut, NMDI belum merinci spesifikasi teknis seperti kapasitas baterai, tenaga motor listrik, maupun konsumsi bahan bakar. Detail harga dan varian yang akan dijual resmi di Indonesia juga masih disimpan rapat.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menunggu Peluncuran

Meski teknologinya terdengar menjanjikan, ada beberapa catatan yang perlu menjadi pertimbangan pembeli potensial. Pertama, status pajak dan insentif untuk teknologi e-POWER di Indonesia belum jelas—apakah akan masuk kategori hybrid yang mendapat relaksasi atau dikenakan skema lain. Kedua, ketersediaan suku cadang dan jaringan servis untuk sistem elektrifikasi ini masih perlu dipastikan cakupannya di luar Pulau Jawa.

Ketiga, tanpa pengumuman resmi harga, posisi Serena e-POWER di pasar masih abu-abu. MPV listrik seperti ini diprediksi akan bersaing di segmen harga menengah-atas, yang artinya keputusan pembelian sebaiknya menunggu informasi resmi mengenai banderol dan garansi baterai.

Yang jelas, kehadiran Serena e-POWER di GIIAS 2026 menunjukkan arah Nissan yang mulai serius menggarap elektrifikasi untuk keluarga Indonesia. Namun, sebelum memesan, konsumen sebaiknya menunggu detail lengkap—terutama soal harga dan purna jual—yang belum diungkap dalam pameran kali ini.

Follow kabarsingkawang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks