Pencarian

SEA V Cup 2026: Indonesia Gagal ke Final Usai Takluk 1-3 dari Vietnam

Minggu, 26 Juli 2026 • 01:11:01 WIB
SEA V Cup 2026: Indonesia Gagal ke Final Usai Takluk 1-3 dari Vietnam

KALIMANTAN BARAT — Timnas voli putra Indonesia harus mengakhiri langkahnya di SEA V Cup 2026 setelah dikalahkan Vietnam dengan skor 25-22, 22-25, 19-25, 18-25. Kekalahan ini memastikan Indonesia hanya bisa bertarung di perebutan peringkat ketiga turnamen yang digelar di Jakarta tersebut.

Set Pertama Jadi Satu-satunya Kemenangan Indonesia

Indonesia memulai laga dengan percaya diri. Farhan Halim dan Boy Arnez menjadi motor serangan yang membawa tim unggul 20-18, lalu 21-18. Namun Vietnam sempat menyamakan 21-21 lewat serangkaian kesalahan Indonesia.

Smes keras Farhan memulihkan keunggulan 22-21. Boy Arnez kemudian menutup set pertama dengan kemenangan 25-22. Momentum itu sayangnya tidak bertahan lama.

Kesalahan Sendiri Membuka Peluang Vietnam

Di set kedua, pertandingan berjalan ketat hingga 7-7. Boy Arnez terus menyumbang poin lewat smes, tetapi blok Vietnam mulai membuat Indonesia kesulitan. Tertinggal 10-7 dan 14-11, Indonesia sempat mendekat 12-14 lewat aksi Fauzan Nibras.

Fokus Indonesia goyah di pertengahan set. Banyak smes yang berujung block out membuat Vietnam menjauh 19-15. Meski sempat mendekat 22-24, Vietnam mengamankan set kedua dengan 25-22.

Set ketiga menjadi awal keterpurukan. Vietnam unggul 6-4 berkat blok dan antisipasi buruk libero Abhinaya. Pelatih Toiran menarik Boy Arnez dan memasukkan Luvi, namun Indonesia tetap tertinggal 12-16 saat technical time out. Vietnam menutup set 25-19.

Perlawanan Patah di Set Keempat

Set keempat diawali dengan baik oleh Indonesia, unggul 6-5. Namun konsistensi kembali hilang. Penerimaan bola buruk dan serangan mudah diblok membuat Vietnam berbalik unggul 10-12, lalu 12-16.

Jarak terus melebar hingga 12-19. Indonesia tidak mampu mengejar ketertinggalan tujuh poin. Vietnam akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 25-18 dan tiket ke final.

Indonesia sejatinya tampil impresif di set pertama, tetapi kegagalan mempertahankan pola serangan dan banyaknya kesalahan sendiri menjadi penyebab utama kekalahan. Kini skuat Garuda akan menjalani laga perebutan peringkat ketiga sebagai peluang terakhir di turnamen ini.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks