Pencarian

5 Destinasi Wisata Hits di Kalimantan Barat yang Lagi Viral Sepanjang 2024

Sabtu, 25 Juli 2026 • 17:17:31 WIB
5 Destinasi Wisata Hits di Kalimantan Barat yang Lagi Viral Sepanjang 2024

Pontianak memang pusatnya, tapi kabupaten dan kota di sekitarnya menyimpan spot-spot yang kini menjadi incaran wisatawan domestik. Beberapa di antaranya sudah populer sejak lama, namun kembali viral setelah unggahan foto dan video dari pengunjung. Yang menarik, sebagian besar tempat ini mudah diakses dari jalan utama Kalimantan Barat, sehingga cocok untuk perjalanan akhir pekan.

Berikut lima destinasi yang wajib masuk daftar kunjunganmu — disusun berdasarkan seberapa sering disebut di grup pecinta alam dan akun Instagram travel. Ingat, kondisi akses dan fasilitas bisa berubah, jadi selalu cek informasi terbaru sebelum berangkat.

1. Kawasan Pecinan Singkawang — Kampung Tua dengan Aura Multikultural

Singkawang dikenal sebagai kota seribu kelenteng, dan kawasan pecinan di pusat kota adalah episentrumnya. Bangunan tua berarsitektur Tionghoa berjejer di sepanjang jalan protokol, terutama saat perayaan Cap Go Meh yang membludak.

Jalanan di sekitar Vihara Tri Dharma Bumi Raya menjadi titik favorit foto. Banyak warung kopi dan toko oleh-oleh khas, seperti kue pisang dan bika ambon khas Singkawang. Waktu terbaik? Pagi hari antara pukul 07.00–10.00 agar cahaya bagus dan belum terlalu ramai.

2. Pantai Batu Payung, Bengkayang — Batu Karang Unik di Pesisir Barat

Berjarak sekitar 3 jam dari Pontianak, pantai ini terkenal karena formasi batu karang mirip payung raksasa. Lokasinya di Desa Sungai Deden, Kecamatan Samalantan. Ombak relatif tenang saat air surut, cocok untuk bermain air atau sekadar duduk di gazebo.

Akses jalan cukup mulus hingga pintu masuk. Namun, jalur setapak menuju bibir pantai perlu hati-hati saat musim hujan karena licin. Banyak pengunjung membawa bekal sendiri karena warung makan di sekitar terbatas.

3. Taman Nasional Gunung Palung — Trekking Orangutan di Hutan Primer

Satu-satunya taman nasional di Kalimantan Barat yang masuk kawasan konservasi orangutan. Letaknya di Kabupaten Kayong Utara, dengan jalur pendakian yang dimulai dari Desa Sandai. Bukan untuk wisata dadakan: perlu izin dari Balai TN Gunung Palung dan pemandu lokal.

Trekking bisa memakan waktu 2–4 jam tergantung rute. Puncaknya adalah melihat kelompok orangutan liar di canopy. Musim kemarau (Juni–September) adalah waktu paling aman karena jalur tidak becek.

4. Danau Sentarum, Kapuas Hulu — Kawasan Ramsar dengan Ratusan Spesies Ikan

Taman Nasional Danau Sentarum adalah danau musiman terbesar di Indonesia. Saat musim hujan, luas genangan mencapai 132.000 hektar. Desa-desa terapung di atas air menjadi daya tarik utama — Anda bisa menyewa perahu motor dari Lanjak atau Semitau.

Warga lokal menjual ikan asap dan anyaman rotan. Bawalah makanan sendiri karena warung di dalam kawasan terbatas. Pastikan bensin perahu cukup — SPBU terakhir ada di kota Putussibau, sekitar 4 jam perjalanan darat.

5. Istana Kadriah (Keraton Pontianak) — Napak Tilas Sejarah Kesultanan

Terletak di tepi Sungai Kapuas, tepatnya di Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak Selatan. Istana kayu berusia lebih dari 200 tahun ini masih dihuni keturunan sultan. Bagian depan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya masuk (hanya donasi sukarela).

Arsitektur perpaduan Melayu, Tionghoa, dan Eropa. Di halaman belakang ada makam sultan dan bangunan museum kecil. Waktu terbaik sore hari, saat cahaya matahari masuk melalui jendela-jendela tinggi dan menciptakan nuansa dramatis.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua tempat ini aman untuk solo traveler?
Ya, selama Anda mengikuti aturan lokal dan memberitahu penginapan tujuan. Kawasan Pecinan Singkawang dan Istana Kadriah sangat ramah solo. Untuk Gunung Palung dan Danau Sentarum, lebih baik bergabung dengan grup atau sewa pemandu.

Berapa biaya transportasi dari Pontianak ke destinasi ini?
Biaya sangat bervariasi tergantung kendaraan dan rute. Sewa mobil untuk satu hari bisa ratusan ribu, sementara angkutan umum jauh lebih murah namun memakan waktu. Cek tarif ojek online atau travel di marketplace sebelum berangkat.

Kapan waktu terbaik mengunjungi Kalimantan Barat?
Musim kemarau (April–September) paling ideal untuk wisata alam. Hindari Desember–Februari karena intensitas hujan tinggi dan beberapa jalan banjir.

Apakah perlu membawa perlengkapan khusus untuk trekking?
Untuk Pantai Batu Payung dan Istana Kadriah, sepatu sandal sudah cukup. Untuk Gunung Palung dan Danau Sentarum, bawa sepatu trekking, jas hujan, obat nyamuk, dan air minum yang cukup.

Bagaimana dengan sinyal seluler di lokasi-lokasi tersebut?
Di Singkawang dan Pontianak sinyal 4G lancar. Di Pantai Batu Payung, sinyal kadang putus-putus. Di Gunung Palung dan Danau Sentarum, hanya ada sinyal di sekitar pos jaga — jadi unduh peta offline sebelum berangkat.

Kalimantan Barat bukan cuma tentang pontianak atau durian. Lima destinasi di atas mewakili kekayaan alam dan budaya yang masih terjaga. Rencanakan perjalananmu dengan baik, hormati adat setempat, dan jangan lupa bawa kamera — karena setiap sudutnya layak diabadikan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks