Pencarian

Ziarah Akbar ke Makam Opu Daeng Manambon di Bukit Sebukit Rama, Wabup Mempawah Tekankan Lanjutkan Semangat Perjuangan

Selasa, 11 Agustus 2026 • 19:08:31 WIB
Ziarah Akbar ke Makam Opu Daeng Manambon di Bukit Sebukit Rama, Wabup Mempawah Tekankan Lanjutkan Semangat Perjuangan
Ratusan peziarah menaiki anak tangga Bukit Sebukit Rama menuju kompleks makam Opu Daeng Manambon dalam prosesi ziarah akbar di Mempawah.

MEMPAWAH — Ratusan anak tangga menuju puncak Bukit Sebukit Rama menjadi saksi perjalanan panjang masyarakat dalam menjaga warisan sejarah leluhur. Ziarah ke makam Opu Daeng Manambon yang digelar Selasa (11/8/2026) berlangsung khidmat, dihadiri jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.

Kehadiran sejumlah tamu dari Malaysia turut mewarnai prosesi tersebut. Pertemuan ini dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan bukti bahwa jejak sejarah Mempawah memiliki keterkaitan erat yang terus dirawat lintas generasi dan wilayah.

Perjalanan Menuju Puncak dan Prosesi Doa Bersama

Dari kaki bukit, rombongan berjalan beriringan menaiki ratusan anak tangga menuju kompleks makam. Barisan laskar yang mengenakan pakaian adat mengiringi perjalanan tersebut, menambah suasana sakral dan megahnya prosesi adat.

Setibanya di kompleks makam, seluruh peserta mengikuti prosesi ziarah dan doa bersama. Suasana khidmat menyelimuti kegiatan yang bertujuan menghormati Opu Daeng Manambon, sosok sentral dalam perjalanan sejarah pemerintahan dan peradaban Mempawah.

Wabup: Ziarah Bukan Sekadar Seremonial Tahunan

Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi mengapresiasi kehadiran seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan keluarga Istana Amantubillah, laskar, kerabat, hingga tamu dari Malaysia menggambarkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga warisan sejarah.

“Terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir. Ada juga teman-teman kita dari Malaysia. Terima kasih kepada keluarga besar Istana Amantubillah, laskar, kerabat, keluarga dan seluruh masyarakat yang ikut hadir,” ujarnya.

Juli menegaskan, ziarah ini hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan semata. Momen tersebut justru menjadi kesempatan bagi generasi sekarang untuk menengok kembali perjuangan Opu Daeng Manambon dalam membangun Mempawah sekitar tiga abad silam.

“Semangat perjuangan itu harus kita lanjutkan bersama-sama untuk memajukan Kabupaten Mempawah menjadi lebih baik, lebih sempurna dan tetap bersatu,” katanya.

Komitmen Pemkab Perkuat Sinergi dengan Istana Amantubillah

Menurut Wabup Juli, nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan kebersamaan yang diwariskan para pendahulu masih relevan menjadi pijakan dalam membangun daerah. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sinergi dengan pihak Istana Amantubillah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

“Insyaallah, kita dapat terus membangun kerja sama. Kami siap untuk bersama-sama memajukan masyarakat dan daerah kita,” tutur Juli.

Rangkaian ziarah ditutup dengan doa bersama. Seluruh kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan pengamanan dari Polres Mempawah, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup.

Follow kabarsingkawang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks