MEMPAWAH — Bupati Mempawah Erlina melepas atribut formal demi berbaur dengan masyarakat Desa Sambora, Kecamatan Toho, dalam laga persahabatan bola voli. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (7/5/2026) tersebut menjadi strategi Pemkab Mempawah untuk menjemput aspirasi warga dengan cara yang lebih cair dan kekeluargaan.
Mengenakan kaos olahraga, Erlina tampak antusias mengikuti ritme permainan di tengah sorak-sorai penonton. Tidak ada perlakuan khusus bagi sang bupati; ia ikut jatuh bangun mengejar bola bersama tim warga setempat di lapangan terbuka yang dipadati masyarakat sejak sore hari.
Strategi Komunikasi Nonformal di Lapangan Voli
"Olahraga, khususnya voli, adalah bahasa universal yang paling mudah untuk menyatukan kita. Di lapangan ini tidak ada sekat antara pejabat dan rakyat, kita semua sama-sama berkeringat dan bergembira," ujar Bupati Erlina.
Menurutnya, pola komunikasi turun ke lapangan melalui kegiatan sosial seperti olahraga akan terus dipertahankan. Hal ini dinilai lebih efektif dibandingkan pertemuan formal di balik meja, karena warga cenderung lebih terbuka saat menyampaikan keluh kesah mereka dalam suasana santai.
Pantau Geliat Ekonomi dan Infrastruktur Desa Sambora
Kunjungan ke Kecamatan Toho ini tidak sekadar urusan olahraga. Erlina memanfaatkan momentum tersebut untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan dan melihat geliat ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan secara objektif.
Pemkab Mempawah berupaya memastikan bahwa pembangunan yang direncanakan selaras dengan kebutuhan riil di tingkat akar rumput. Dengan melihat langsung kondisi lapangan, bupati dapat memberikan instruksi yang lebih tepat sasaran kepada dinas terkait mengenai prioritas pembangunan di Desa Sambora.
Warga Sambora Sambut Baik Kehadiran Bupati
Salah satu tokoh masyarakat Desa Sambora mengungkapkan bahwa kehadiran bupati di lapangan voli memberikan kesan mendalam. Warga merasa bangga karena pemimpin daerah bersedia meluangkan waktu untuk berolahraga bersama tanpa batasan protokoler yang kaku.
Momen ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai harapan demi kemajuan desa. Kedekatan emosional yang terbangun di lapangan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah daerah ke depan.
Acara yang berlangsung penuh keakraban tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sederhana di pinggir lapangan. Semangat sportivitas ini diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain di Mempawah untuk terus menghidupkan budaya olahraga dan memperkuat kebersamaan antarwarga.