Pencarian

Polres Landak Siagakan Satgas Karhutla Hadapi El Nino, Kapolres: 99 Persen Kebakaran Dipicu Manusia

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 21:09:01 WIB
Polres Landak Siagakan Satgas Karhutla Hadapi El Nino, Kapolres: 99 Persen Kebakaran Dipicu Manusia
Rapat koordinasi Satgas Karhutla Polres Landak digelar di Mapolres Landak, dihadiri Forkopimda dan instansi terkait.

LANDAK — Polres Landak, Polda Kalbar, mengaktifkan kesiapsiagaan penuh menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang diperkirakan meningkat akibat fenomena El Nino. Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari itu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Heri Adiwijaya, Wakapolres Kompol Saiful Bahri, Pasi Ops Kodim 1210/Landak Kapten Fauzi Sirat, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, UPT KPH, para camat, kapolsek, danramil, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan perusahaan.

AKBP Devi Ariantari menegaskan bahwa kondisi curah hujan yang minim dan suhu udara yang semakin panas menjadikan Kabupaten Landak sangat rentan terhadap kebakaran. "Saat ini kita memasuki dampak nyata fenomena El Nino dengan curah hujan yang minim dan suhu yang semakin panas. Kondisi ini menjadikan Kabupaten Landak sangat rentan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.

99 Persen Karhutla Dipicu Aktivitas Manusia

Kabag Ops Polres Landak Kompol Imbang Sulistyono memaparkan data yang mengejutkan. Sekitar 99 persen kejadian Karhutla dipicu oleh aktivitas manusia, terutama pembukaan lahan dengan cara membakar, sementara faktor alam hanya menyumbang satu persen.

Wilayah Kecamatan Mandor, Ngabang, serta kawasan lain yang memiliki lahan gambut menjadi prioritas pengawasan. Polres Landak akan memperkuat pemetaan wilayah rawan, mengaktifkan Satgas Karhutla, meningkatkan patroli bersama tiga pilar, serta menyiapkan sistem pelaporan digital bagi seluruh Bhabinkamtibmas.

Pemkab Landak Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Heri Adiwijaya menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla. Pihaknya juga mendorong pembentukan Satgas hingga ke tingkat desa serta menekankan pentingnya pemetaan kawasan rawan kebakaran.

"Kabupaten Landak secara historis menjadi salah satu daerah dengan jumlah titik panas cukup tinggi di Kalimantan Barat," kata Heri Adiwijaya. Pemerintah daerah juga telah mengaktifkan Posko Siaga Karhutla, memperkuat pemantauan hotspot melalui satelit dan patroli darat, serta meminta seluruh perusahaan memastikan kesiapan personel dan sarana pemadaman.

Strategi Pencegahan: Edukasi hingga Penegakan Hukum

Kapolres Landak menjelaskan, strategi penanganan Karhutla diawali dengan langkah preemtif melalui edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara dibakar yang tidak sesuai ketentuan Perda Nomor 1 Tahun 2022 tentang pembukaan lahan berbasis kearifan lokal.

Langkah preventif dilakukan dengan memaksimalkan patroli terpadu di wilayah rawan, memperkuat deteksi dini, serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat desa. Kesiapan personel, peralatan pemadaman, sumber air, dan sistem komando juga dipastikan apabila terjadi kebakaran.

Di sisi lain, Polres Landak tetap berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai peraturan perundang-undangan dengan tetap mengedepankan prinsip profesional, proporsional, dan berkeadilan.

Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus-September

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Landak memprediksi puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus hingga September dan berpotensi berlanjut sampai Oktober. Prediksi ini menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk mempercepat langkah-langkah pencegahan.

Sebagai tindak lanjut, Kapolres Landak mengeluarkan sejumlah arahan. Seluruh Polsek diwajibkan membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA), mengoptimalkan kegiatan pencegahan hingga tingkat RT, menginventarisasi kegiatan edukasi yang telah dilakukan Bhabinkamtibmas, serta meminta data resmi kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla milik perusahaan.

"Saya berharap seluruh personel tetap menjaga semangat dalam menjalankan tugas. Dengan kerja sama dan komitmen seluruh pihak, kita dapat meminimalkan risiko Karhutla di Kabupaten Landak demi melindungi masyarakat dan lingkungan," tutup AKBP Devi Ariantari.

Follow kabarsingkawang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: majalahmataborneonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks