Pencarian

Review Long-Term Mercedes-Benz E450 4Matic 2026: Boros Opsi, Tapi Kenyamanan Tak Tertandingi

Jumat, 31 Juli 2026 • 00:12:31 WIB
Review Long-Term Mercedes-Benz E450 4Matic 2026: Boros Opsi, Tapi Kenyamanan Tak Tertandingi
Mercedes-Benz E450 4Matic 2026 terlihat melaju di jalan raya Kalimantan Barat saat menjalani uji redaksi selama dua bulan.

KALIMANTAN BARAT — Mercedes-Benz E-Class generasi terbaru sudah dua tahun berturut-turut masuk daftar 10Best versi Car and Driver, dan E450 4Matic yang kami pakai selama dua bulan ini adalah bukti langsung mengapa sedan ini layak mendapat predikat tersebut. Mobil ini datang dengan odometer hanya 20 mil (32 km), sehingga 1.000 mil pertama kami jalani dengan sangat hati-hati untuk mematuhi aturan break-in mesin. Bahkan dalam mode paling kalem sekalipun, kualitas redaman dan kenyamanan jok langsung mendapat pujian dari semua orang di redaksi.

Mesin Enam Silinder: Irit di Luar Dugaan, Bertenaga di Dalam Kota

Setelah melewati masa break-in, kami mulai menguji batasnya. Mesin 3.0 liter turbo inline-six bertenaga 375 hp dan torsi 369 lb-ft ini mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 4,5 detik dan menuntaskan quarter-mile dalam 12,9 detik. Angka itu setara dengan performa mobil sport beberapa tahun lalu, tapi yang lebih mengesankan adalah konsumsi bahan bakarnya.

Dalam pengujian highway 75 mph (120 km/jam), kami mencatat angka 39 mpg (16,6 km/liter) — 6 mpg lebih baik dari klaim EPA. Dengan tangki 17,4 galon (66 liter), mobil ini secara teoritis bisa menempuh hampir 1.100 km sekali isi penuh. Rata-rata konsumsi saat ini di tangan kami adalah 27 mpg (11,5 km/liter), masih 1 mpg di atas klaim resmi. Untuk sebuah sedan enam silinder dengan bobot dan performa segini, angka itu sangat impresif.

Berkendara: Antara Kenyamanan Mengambang dan Cengkeraman Ban

Salah satu kejutan terbesar adalah karakter sasisnya. Di dalam kota, E450 terasa hampir floaty — sangat empuk dan terisolasi dari aspal. Anda mungkin mengira mobil ini akan limbung saat diajak kencang di tikungan, tapi kenyataannya tidak. Dengan skidpad grip 0,92 g dan jarak pengereman dari 70 mph (112 km/jam) sejauh 157 kaki (48 meter) — identik dengan BMW M5 generasi terakhir — E450 tetap terasa stabil dan tenang meski digeber di jalan berkelok.

Opsi yang Wajib Diambil, dan yang Bisa Dilewatkan

Mobil uji kami dibanderol USD 95.375 (sekitar Rp 1,53 miliar), naik signifikan dari harga dasar USD 73.650. Beberapa opsi yang menurut kami layak menjadi prioritas:

  • Airmatic Suspension (USD 3.200): Air springs dan kemudi belakang 4,5 derajat. Ini yang membuat kualitas berkendara terasa magis.
  • Pinnacle Trim (USD 3.400): Termasuk sistem audio Burmester 21-speaker yang thump-nya bikin bulu kuduk merinding.
  • Paket Pemanas (Winter Package + Heated Rear Seats): Sandaran tangan, setir, jok belakang, dan nozzle washer — semuanya dipanaskan. Cocok untuk negara dengan empat musim.

Namun, ada fitur yang lebih terasa seperti gimmick. Paket Superscreen (USD 1.500) yang menyertakan layar penumpang depan dan kamera selfie, serta 3-D gauge cluster (USD 990), terasa tidak esensial. Kami juga menyesal tidak memilih opsi soft-close doors (USD 550) — fitur yang terasa sangat premium untuk mobil sekelas ini.

Kelemahan: Kontrol Sentuh di Setir yang Bikin Frustrasi

Sehebat apapun kenyamanannya, ada satu aspek yang membuat kami hampir setiap hari kesal: tombol sensitif sentuhan di setir. Volume, cruise control, dan hampir semua fungsi kini dioperasikan dengan gesekan pada panel di palang setir. Masalahnya, kadang gesekan tidak terdeteksi, kadang malah loncat terlalu jauh, dan jarang sekali melakukan persis apa yang Anda inginkan. Di mobil semahal ini, tombol fisik seharusnya menjadi standar.

Verdict: Masih Layak Setelah 5.436 Mil?

Setelah dua bulan dan lebih dari 8.700 km, E450 4Matic belum membutuhkan biaya servis, perbaikan, atau perawatan apapun. Mobil ini tetap menjadi pengingat harian tentang apa arti kemewahan sejati: bukan layar besar atau kamera selfie, melainkan bagaimana mobil membuat Anda merasa tenang, nyaman, dan terlindungi di setiap kilometer. Rekomendasi kami: pesan dengan suspensi udara dan Burmester, lalu lewati paket Superscreen. Dan tolong, jangan lupa soft-close doors.

Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks