Pencarian

Angkasa Pura Perkuat Peran Warga Jaga Bandara Supadio Pontianak dari Karhutla, Bantu Peralatan ke Empat Desa

Senin, 20 Juli 2026 • 22:41:01 WIB
Angkasa Pura Perkuat Peran Warga Jaga Bandara Supadio Pontianak dari Karhutla, Bantu Peralatan ke Empat Desa
Angkasa Pura Indonesia menyerahkan bantuan peralatan pemadaman kebakaran kepada Masyarakat Peduli Api di empat desa binaan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

SUNGAI RAYA — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio memperkuat peran masyarakat sekitar bandara dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bantuan peralatan pemadaman diserahkan kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) di empat desa binaan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, mengatakan keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan operasional bandara. “Kawasan lingkungan bandara adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem wilayah kerja operasional Bandara Internasional Supadio,” ujarnya di Sungai Raya, Senin.

Bantuan untuk Empat Desa Binaan

Bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesiapan relawan lokal. Program ini dijalankan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Peralatan yang diserahkan berupa mesin pemadam kebakaran untuk Desa Limbung, Arang Limbung, Kuala Dua, dan Teluk Kapuas. Masing-masing desa juga menerima 10 pasang sepatu boots pelindung serta 10 set seragam tim MPA.

Khusus untuk Desa Limbung, Angkasa Pura memberikan dukungan tambahan berupa mesin sedot lumpur. Alat ini untuk membantu memperlancar akses sumber air dalam proses pemadaman kebakaran.

Relawan Lokal Jadi Garda Awal Penanganan Karhutla

Maya menekankan keberadaan MPA di sekitar kawasan bandara memiliki peran strategis. Mereka menjadi garda awal dalam mendeteksi dan menangani potensi kebakaran sebelum meluas.

“Melalui program TJSL tahun ini, kami hadir untuk memperkuat kemampuan para relawan MPA di desa binaan agar mereka lebih siap dan terlindungi saat bertugas di lapangan,” kata Maya.

Menurut dia, menjaga keselamatan operasional penerbangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola bandara. Dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat sekitar, sangat dibutuhkan.

Apresiasi dari BPBD Kubu Raya

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya Arianto mengapresiasi langkah Angkasa Pura. Ia menilai program ini memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi karhutla di wilayah sekitar Bandara Internasional Supadio.

Arianto berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat terus ditingkatkan. Dengan begitu, lingkungan operasional bandara tetap aman dan risiko kebakaran yang berdampak pada aktivitas penerbangan bisa ditekan.

Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks