Sepuluh penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengalami perubahan jadwal pada Senin (31/8) akibat jarak pandang yang turun drastis karena kabut asap karhutla. Penurunan visibilitas ini memaksa otoritas bandara melakukan penyesuaian demi menjaga keselamatan operasional pesawat.
KUBU RAYA — Gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kalimantan Barat. PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola bandara mencatat sepuluh penerbangan kedatangan dan keberangkatan harus menyesuaikan jadwal pada Senin (31/8).
Pjs General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Supadio, Mohamad Arifin, mengatakan kondisi jarak pandang di kawasan bandara selama sepekan terakhir berfluktuasi. Kabut asap menjadi penyebab utama penurunan visibilitas yang mengganggu aktivitas take off dan landing.
Penerbangan Mana Saja yang Terdampak?
Data operasional mencatat sejumlah maskapai terkena imbas penyesuaian jadwal. Berikut rincian rute yang terdampak kabut asap:
- Lion Air rute Pontianak-Surabaya
- Scoot rute Singapura-Pontianak dan Pontianak-Singapura
- Super Air Jet pada sejumlah rute
- Wings Air rute Pontianak-Ketapang
- Batik Air dan Super Air Jet dari dan menuju Jakarta
Mengapa Jarak Pandang Menurun?
Berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Supadio, jarak pandang di pagi dan sore hari tercatat berada di bawah 1.000 meter. Kondisi ini berangsur membaik pada siang hari hingga lebih dari 2.000 meter.
Fluktuasi visibilitas ini yang membuat otoritas bandara dan maskapai harus terus memantau situasi secara berkala. Batas aman jarak pandang untuk aktivitas penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam setiap pengambilan keputusan.
Langkah Antisipasi dan Koordinasi Lintas Instansi
Arifin menegaskan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, BNPB, dan Polres Kubu Raya untuk memantau perkembangan jarak pandang.
"Kami terus memantau perkembangan kondisi jarak pandang di bandara. Koordinasi lintas instansi dengan stakeholder terkait berjalan dengan baik untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan terpenuhi," katanya di Pontianak, Senin.
Imbauan untuk Calon Penumpang
PT Angkasa Pura Indonesia mengimbau calon penumpang untuk memeriksa kembali status penerbangan kepada maskapai maupun petugas Bandara Internasional Supadio sebelum menuju bandara. Hal ini untuk mengantisipasi perubahan jadwal yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Penyesuaian jadwal dilakukan dengan tetap memperhatikan batas aman jarak pandang demi keselamatan seluruh pihak.