Pencarian

Lebih dari 200 Personel Dikerahkan Padamkan Kebakaran Hutan di Gunung Cao San, Api Sempat Padam lalu Berkobar Kembali

Kamis, 09 Juli 2026 • 20:09:01 WIB
Lebih dari 200 Personel Dikerahkan Padamkan Kebakaran Hutan di Gunung Cao San, Api Sempat Padam lalu Berkobar Kembali
Lebih dari 200 personel dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan di Gunung Cao San, Kalimantan Barat.

KALIMANTAN BARAT — Kebakaran pertama kali terdeteksi pada malam hari, 27 Juni 2026. Pemerintah Kelurahan Tam Chuc segera menginstruksikan pasukan polisi kelurahan, komando militer, petugas kehutanan, organisasi masyarakat, dan warga untuk melakukan pemadaman. Lebih dari 200 orang diterjunkan, terdiri dari aparat setempat, personel milisi, dan relawan.

Api Padam Sementara, Lalu Muncul Kembali

Upaya pemadaman awal berhasil mengendalikan api pada pukul 22.30 malam di hari yang sama. Area terdampak saat itu diperkirakan mencapai hampir 1.000 meter persegi. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan properti dalam operasi tahap pertama.

Namun, pada pukul 10.00 pagi, 28 Juni 2026, api menunjukkan tanda-tanda berkobar kembali. Pihak berwenang mengevakuasi sejumlah rumah tangga di zona terdampak dan menutup Jalan Raya Nasional 21A yang melintasi area kebakaran. Langkah ini diambil untuk memudahkan akses pemadaman dan menjamin keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan Vegetasi Capai 80 Persen

Penilaian awal otoritas setempat memperkirakan area yang terbakar meluas menjadi 3.000 hingga 3.500 meter persegi. Vegetasi berupa semak belukar, tanaman merambat, dan tunggul pohon yang membusuk menjadi sasaran utama api. Tingkat kerusakan diperkirakan mencapai 70 hingga 80 persen dari total vegetasi di lokasi terdampak.

Penyebab awal kebakaran dipastikan akibat sambaran petir pada malam 27 Juni 2026. Sambaran tersebut menyulut titik api di area pegunungan yang kemudian menyebar dengan cepat karena kondisi angin dan kekeringan permukaan lahan.

Pengerahan Alat Berat dan Peralatan Manual

Dalam operasi pemadaman, petugas mengerahkan truk pemadam kebakaran khusus serta peralatan manual seperti parang, pemukul api, senter, dan sekop. Peralatan ini digunakan untuk mengakses titik-titik api di medan pegunungan yang sulit dijangkau kendaraan besar. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa baik dari personel maupun warga sipil.

Pemerintah setempat masih melakukan pendinginan di titik-titik yang rawan menyala kembali. Patroli diperketat untuk mengantisipasi perubahan arah angin yang bisa memicu perluasan area kebakaran.

Bagikan
Sumber: vietnam.vn

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks