Capaian Cek Kesehatan Gratis di Kalbar Baru 2,6 Persen, Pemprov Perkuat Deteksi Dini Lewat Skrining ASN

Penulis: Alfin Murtado  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:45:37 WIB
ASN Dinkes Kalbar mengikuti skrining kesehatan sebagai bagian program percepatan Cek Kesehatan Gratis.

PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengambil langkah baru untuk mengejar ketertinggalan capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hingga April 2026, baru 2,6 persen dari target nasional yang terealisasi di provinsi tersebut.

Angka itu jauh dari target nasional yang dipatok sebesar 36 persen. Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Erna Yulianti, menyebut kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Skrining Perdana untuk 120 ASN Dinkes

Sebagai tahap awal percepatan, program CKG menyasar 120 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program prioritas Gubernur Kalbar Ria Norsan dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

"Capaian kita saat ini masih berada di angka 2,6 persen dan masih jauh dari target nasional. Karena itu, program CKG terus kami dorong agar layanan deteksi dini kesehatan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat," ujar Erna.

Mengapa Deteksi Dini Penting bagi Warga Kalbar?

Menurut Erna, program CKG memiliki peran penting dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Melalui deteksi dini, penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih optimal.

Ia menilai pemeriksaan kesehatan rutin menjadi langkah penting dalam mencegah risiko penyakit yang lebih serius di kemudian hari. Pemerintah provinsi pun berencana memperluas sasaran program ke masyarakat umum secara bertahap.

Target Nasional vs Realita di Lapangan

Target nasional program CKG sebesar 36 persen dinilai cukup ambisius. Dengan capaian Kalbar yang baru menyentuh 2,6 persen, Pemprov harus bekerja ekstra keras untuk mengejar ketertinggalan dalam waktu tersisa hingga akhir tahun.

Pemerintah provinsi kini mulai melakukan percepatan pelaksanaan program secara lebih masif. Tujuannya, agar layanan pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Langkah selanjutnya, Dinkes Kalbar akan menjadikan skrining ASN sebagai pilot project. Jika berhasil, program akan diperluas ke instansi lain dan akhirnya ke tingkat desa melalui puskesmas dan posyandu.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top