Pencarian

Konfercab V PCNU Sekadau Sepakat Perkuat Kaderisasi dan Netralitas Organisasi Pasca Pilkada

Sabtu, 13 Juni 2026 • 19:02:32 WIB
Konfercab V PCNU Sekadau Sepakat Perkuat Kaderisasi dan Netralitas Organisasi Pasca Pilkada
Pengurus PCNU Sekadau menggelar Konfercab V untuk memperkuat kaderisasi dan netralitas organisasi pasca Pilkada.

SEKADAU — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) V di Aula Multi Hotel Sekadau, Sabtu (13/6/2026). Forum ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus regenerasi kepemimpinan organisasi Islam terbesar di Kabupaten Sekadau yang telah berdiri selama sekitar 25 tahun.

Konfercab mengusung tema “Satukan Derap Langkah Menuju NU Sekadau yang Mandiri, Terbuka dan Bermartabat”. Hadir dalam acara ini Ketua Tanfidziyah PWNU Kalimantan Barat Prof. Dr. KH Syarif MA, Sekretaris PWNU Kalbar Mokhamad Ridwan, Staf Ahli Bupati Sekadau Bidang Hukum dan Politik Hermansyah, Kapolres Sekadau AKBP Andika Wiratama, serta tokoh agama dan adat setempat.

Regenerasi Kepemimpinan dan Konsolidasi Akar Rumput

Ketua Karateker PCNU Sekadau, Syamhadi SY, menyatakan bahwa selama tiga bulan terakhir pihaknya mempersiapkan konferensi sambil melakukan konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan. “PCNU Sekadau telah berdiri selama kurang lebih 25 tahun. Organisasi ini harus terus dijaga keberlangsungannya dan menjadi wadah pemersatu umat Islam yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.

Forum ini tidak hanya memilih ketua baru, tetapi juga merumuskan arah kebijakan dan program kerja untuk lima tahun ke depan. Syamhadi menekankan pentingnya menyatukan persepsi seluruh unsur Nahdiyin di Sekadau agar regenerasi berjalan sesuai ketentuan organisasi.

NU Harus Jadi Perekat Bangsa di Tengah Perbedaan Politik

Ketua Tanfidziyah PWNU Kalbar, Prof. Dr. KH Syarif MA, dalam sambutannya mengingatkan bahwa perbedaan pandangan politik yang muncul pada momentum tertentu tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan. “NU harus terus menjadi perekat bangsa. Setelah perbedaan politik berlalu, seluruh warga NU harus kembali bersatu dalam bingkai organisasi dan semangat kebangsaan,” tegasnya.

KH Syarif juga menekankan transformasi organisasi melalui penguatan tata kelola administrasi, kedisiplinan struktur, dan pembinaan kader hingga ke desa. Ia menegaskan NU konsisten mendukung Pancasila dan UUD 1945 serta menolak paham transnasional yang bertentangan dengan karakter bangsa.

Pemkab Sekadau Buka Ruang Kolaborasi untuk Program Daerah

Staf Ahli Bupati Sekadau Bidang Hukum dan Politik, Hermansyah, menyampaikan apresiasi atas kontribusi NU dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis. Menurutnya, NU mampu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai persoalan sosial dan keagamaan. “NU merupakan organisasi besar yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin serta memperkuat persatuan bangsa,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sekadau, lanjut Hermansyah, tetap membuka ruang kolaborasi dengan NU dan elemen masyarakat lain dalam mendukung program pembangunan daerah. Pada tahun anggaran 2026, pemda masih mengkaji skema kemitraan dengan organisasi keagamaan untuk program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Bagikan
Sumber: kalbarnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks