Pencarian

7 Orangutan Dievakuasi BKSDA Kalbar dan YIARI Sepanjang Agustus, Terbaru di Ketapang Lemas Akibat Asap Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 • 22:48:30 WIB
7 Orangutan Dievakuasi BKSDA Kalbar dan YIARI Sepanjang Agustus, Terbaru di Ketapang Lemas Akibat Asap Karhutla
Tim gabungan BKSDA Kalbar dan YIARI mengevakuasi orangutan jantan dewasa bernama Sampurna dalam kondisi kritis di Desa Laman Satong, Ketapang, akibat paparan asap karhutla.

KETAPANG — Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) mengevakuasi orangutan jantan dewasa yang ditemukan dalam kondisi kritis di Desa Laman Satong, Kabupaten Ketapang. Satwa bernama Sampurna itu lemas dan tidak sadarkan diri saat pertama kali ditemukan warga di perkebunan sawit, diduga kuat akibat menghirup asap pekat karhutla yang menyelimuti wilayah tersebut.

Kondisi Kritis dan Proses Evakuasi Sampurna

Staf medis yang terjun ke lokasi langsung memberikan pertolongan pertama berupa pemberian oksigen dan pemasangan infus. Penanganan darurat ini dilakukan sebelum Sampurna diterbangkan menuju pusat rehabilitasi di Sungai Awan Kiri untuk menjalani perawatan intensif.

Menurut keterangan tim penyelamat, Sampurna diduga kesulitan bernapas setelah habitat alaminya terganggu dan ia bergeser mendekati area perkebunan milik warga. Pemeriksaan lanjutan kini tengah dilakukan untuk memastikan sejauh mana dampak paparan asap terhadap kesehatan organ dalam satwa tersebut.

Evakuasi Sampurna menjadi kasus penyelamatan orangutan ketujuh yang ditangani BKSDA Kalbar bersama YIARI selama bulan Agustus 2026. Fakta ini menunjukkan tekanan berat yang dialami populasi orangutan liar di tengah musim kemarau dan meningkatnya titik api.

Personel LPHD di Kayong Utara Berhasil Dievakuasi

Di tengah situasi darurat asap, kabar selamat datang dari Kabupaten Kayong Utara. Tiga personel Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) yang sempat hilang kontak saat bertugas di Hutan Desa Penjalaan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Ketiganya dilaporkan terjebak di lokasi kebakaran ketika menjalankan patroli kawasan. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang menerima laporan langsung bergerak melakukan pencarian meski jarak pandang sangat terbatas akibat kepulan asap tebal. Para petugas yang tengah lemas berhasil dievakuasi tanpa luka fisik serius.

Dampak Kabut Asap Mulai Mengancam Warga

Ancaman kesehatan akibat kabut asap mulai dirasakan langsung oleh masyarakat di sejumlah daerah. Di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sejumlah kurir pengiriman paket mengeluhkan gejala sesak napas dan batuk berkepanjangan setelah berjam-jam beraktivitas di luar ruangan.

Kondisi udara yang semakin memburuk ini menjadi peringatan nyata akan bahaya karhutla yang tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga kesehatan warga dan keselamatan satwa dilindungi.

Instruksi Pemerintah Pusat untuk Penanganan Karhutla

Menanggapi meluasnya dampak bencana asap, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengeluarkan instruksi tegas. Ia meminta seluruh pihak yang memiliki sumber daya untuk mengerahkan kemampuan secara gotong royong memadamkan kebakaran hutan dan lahan.

Seruan ini menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah daerah, melainkan butuh kolaborasi dari berbagai elemen, termasuk perusahaan swasta dan masyarakat sipil, untuk mencegah perluasan krisis lingkungan yang tengah berlangsung.

Follow kabarsingkawang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kompas.tv

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks