Pencarian

KKI 2026 Resmi Dibuka, BI Targetkan Lebih dari 1.300 UMKM Tembus Pasar Digital

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 11:35:01 WIB
KKI 2026 Resmi Dibuka, BI Targetkan Lebih dari 1.300 UMKM Tembus Pasar Digital
Pameran KKI 2026 resmi dibuka di Jakarta International Convention Center (JICC) dengan target lebih dari 1.300 UMKM menembus pasar digital.

KALIMANTAN BARAT — Pameran yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC) ini dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti. Tahun ini, KKI mengangkat tema "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing" dengan melibatkan 27 kementerian/lembaga dan 34 mitra strategis.

Jumlah partisipan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan KKI 2025 yang hanya diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring. Adapun rangkaian acara yang dihadirkan mencapai 44 kegiatan, termasuk fasilitasi business matching ekspor.

Fokus Pemulihan UMKM Terdampak Bencana dan Perluasan Akses Pasar

Destry menegaskan bahwa KKI 2026 menjadi wadah sinergi lintas sektor untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar UMKM. "Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam," ujarnya saat pembukaan.

Gelaran ini juga mengangkat semangat "BeudayaMeusare-Sare" dari Aceh yang bermakna Berdaya Bersama-Sama. Sejalan dengan itu, BI secara khusus mendorong kebangkitan UMKM di wilayah Sumatera dan NTT yang baru saja dilanda bencana alam.

Papua Barat Bawa 11 UMKM, Dua Tembus Babak Semifinal Kompetisi Barista

Kantor Perwakilan BI Papua Barat turut berpartisipasi dengan membawa dua UMKM wastra unggulan secara luring, yaitu Kasuari Batik dan Batik Papua Nusantara. Selain itu, sembilan UMKM binaan lainnya berpartisipasi secara daring melalui platform digital KKI, menampilkan produk wastra, aksesoris, kriya tas, hingga makanan dan minuman olahan.

UMKM binaan yang tampil antara lain Marice Craft, Abon Miareto, Pauwbili, Pokja Viva, Kopi Anggi (Poktan Tunas Muda Harapan Udohotma), Sinagi Papua, dan Umi Lala. Capaian positif juga ditorehkan dua peserta binaan yang berhasil menembus babak semifinal pada kompetisi CANGKIR Barista.

Partisipasi Papua Barat merupakan bagian dari program pembinaan terstruktur KASUARI (Kurasi, Pelatihan, Peningkatan Kapasitas UMKM Berdikari) yang berlangsung intensif selama 1,5 bulan. Program ini mencakup pelatihan onboarding Go Digital hingga capacity building UMKM wastra-kriya hijau dengan teknik pewarnaan alami.

KKI 2026 Hadirkan Lima Aspek Kebaruan

Penyelenggaraan tahun ini menghadirkan beberapa inovasi, termasuk program CANGKIR BARISTA dan CITRA NUSA yang berdampak nyata bagi pelaku usaha. BI juga menerapkan prinsip keberlanjutan melalui KKI Bijak dengan target zero emission dan zero waste to landfill, serta pengembangan zona hijau di area pameran.

Perluasan kolaborasi juga menjadi sorotan, termasuk penguatan ekosistem rantai nilai dan inovasi generasi muda untuk produk lokal. Salah satu kegiatan unggulan adalah fasilitasi Business Matching Ekspor yang diikuti UMKM binaan BI Papua Barat, Papua Global Spices, dengan empat sesi pertemuan bisnis untuk memperluas pasar rempah Papua ke ranah internasional.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Putri, serta duta besar negara sahabat dan perwakilan perbankan.

Follow kabarsingkawang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: koreri.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks