PONTIANAK — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperketat pengawasan terhadap praktik perjudian di tengah masyarakat. Langkah preventif ini mencakup pemantauan aktivitas judi konvensional maupun platform judi online yang kian marak diakses melalui perangkat digital.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa imbauan ini merupakan bagian dari upaya perlindungan masyarakat. Kepolisian mengidentifikasi bahwa perjudian bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan pemicu utama degradasi ekonomi dan sosial di tingkat keluarga.
Data kepolisian menunjukkan aktivitas judi kerap menjadi akar munculnya tindak pidana lain. Penipuan, pencurian, hingga kekerasan dalam rumah tangga sering kali bermula dari ketergantungan seseorang pada harapan palsu keuntungan instan dari meja judi.
Patroli Siber Sasar Situs Judi Online
Polda Kalbar kini mengintensifkan patroli siber guna memutus akses masyarakat terhadap situs-situs judi yang menjanjikan kemenangan cepat. Teknologi informasi yang seharusnya digunakan secara produktif justru sering disalahgunakan untuk menjangkau platform ilegal tersebut.
Kepolisian mengingatkan warga agar lebih bijak dalam berselancar di dunia maya. Sosialisasi masif terus dilakukan ke berbagai lapisan masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai risiko keamanan data pribadi saat mengakses situs judi online.
"Judi hanya akan membawa kerugian, baik secara finansial maupun sosial. Kami mengajak masyarakat untuk menjauhi segala bentuk perjudian dan fokus pada kegiatan yang lebih positif serta produktif," ujar Kombes Pol Bambang Suharyono, Senin (24/2/2025).
Ancaman Pidana dan Penegakan Hukum Tanpa Kompromi
Pihak berwenang memastikan tidak akan memberikan ruang bagi para bandar maupun pemain judi di wilayah hukum Kalimantan Barat. Penindakan hukum akan dilakukan secara konsisten sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Selain langkah represif, polisi mengedepankan peran aktif warga untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari judi. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat terdekat jika menemukan indikasi atau aktivitas perjudian di lingkungan tempat tinggal mereka.
“Polda Kalbar berharap melalui imbauan ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menjauhi praktik perjudian. Dengan kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Barat dapat terus terjaga dengan baik,” kata Bambang.
Dampak Sosial dan Kerentanan Ekonomi Keluarga
Praktik perjudian dinilai sangat merusak stabilitas ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Alokasi dana yang seharusnya untuk kebutuhan pokok atau pendidikan anak sering kali habis terbuang di meja judi, yang kemudian memicu konflik internal keluarga.
Polda Kalbar menekankan bahwa kerja sama lintas sektoral diperlukan untuk memberantas penyakit masyarakat ini. Edukasi mengenai bahaya judi akan terus ditingkatkan melalui berbagai forum warga dan kegiatan patroli rutin di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.