Langganan Whoop Tembus Rp 5,9 Juta per Tahun, Ini Cara Batal dan Alternatifnya

Penulis: Yoga Permadi  •  Selasa, 01 September 2026 | 19:10:31 WIB
Petugas menunjukkan perangkat wearable Whoop beserta aksesori pengisian dayanya dalam sesi pemotretan produk.

KALIMANTAN BARAT — Whoop dikenal sebagai salah satu wearable tanpa layar yang paling populer di kalangan atlet dan penggiat kebugaran. Namun, model bisnisnya berbeda dari kebanyakan kompetitor: semua fitur inti terkunci di balik biaya keanggotaan tahunan. Bagi pengguna yang merasa biaya ini terlalu membebani, membatalkan langganan bisa menjadi keputusan yang masuk akal.

Kenapa Langganan Whoop Terus Naik dan Kian Mahal

Whoop menawarkan tiga tingkatan keanggotaan: Whoop One, Whoop Peak, dan Whoop Life. Khusus pelanggan baru, Whoop One dibanderol mulai 149 dolar AS (sekitar Rp 2,45 juta) untuk tahun pertama, tetapi biaya tersebut naik menjadi 199 dolar AS (Rp 3,28 juta) setelah perpanjangan. Yang perlu diperhatikan: harga murah itu hanya berlaku untuk Sensor 4.0, perangkat yang sudah berusia hampir lima tahun pada September mendatang.

Jika ingin memakai Sensor 5.0 terbaru, biaya Whoop One langsung melonjak ke 199 dolar AS di tahun pertama. Sementara itu, Whoop Peak dan Whoop Life masing-masing dipatok 239 dolar AS (Rp 3,94 juta) dan 359 dolar AS (Rp 5,92 juta) per tahun. Kedua tier ini memang menyertakan Sensor 5.0 plus metrik tambahan seperti insight tekanan darah dan Healthspan—fitur yang menghitung usia fisiologis tubuh—tetapi nominalnya jauh dari kata murah.

Yang lebih kontradiktif, bulan ini Whoop menghapus kewajiban langganan untuk layanan tes darah Advanced Labs. Kini siapa pun bisa mengikuti screening kesehatan tersebut tanpa memiliki band atau membership. Ironisnya, setiap tes tetap dibanderol mulai 70 dolar AS (Rp 1,15 juta), jadi justru mahal untuk sekadar "coba-coba".

Alternatif Tanpa Langganan: Lebih Murah dan Fitur Setara

Tekanan dari kompetitor tanpa biaya bulanan semakin nyata. Salah satu yang menonjol adalah Fitbit Air yang dibanderol 100 dolar AS (sekitar Rp 1,65 juta) sekali bayar. Dengan harga tersebut, pengguna sudah mendapat pengukuran kadar oksigen darah, skor tidur, detak jantung 24/7, tanpa perlu langganan. Opsional, bisa berlangganan Google Health Premium untuk pengalaman lebih lengkap, tapi fitur dasarnya tetap terbuka.

Selain Fitbit Air, ada juga Amazfit Helio Strap dan Garmin Cirqa yang sama-sama mengusung desain tanpa layar seperti Whoop, namun tidak mengunci fitur di balik biaya tahunan. Ketiganya menjadi bukti bahwa model "bayar perangkat sekali, gratis fitur" mulai menjadi standar baru di segmen fitness wearable.

Perbandingannya jelas: langganan Whoop termurah 149 dolar AS per tahun, sedangkan Fitbit Air hanya 100 dolar AS sekali pembelian. Dengan selisih lebih dari 30%, banyak pengguna mulai beralih.

Cara Membatalkan Langganan Whoop

Proses pembatalan cukup sederhana, tapi harus dilakukan lewat aplikasi web, bukan aplikasi ponsel. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka app.whoop.com melalui browser di komputer atau ponsel.
  2. Masuk ke dasbor akun Anda.
  3. Klik tab Membership.
  4. Gulir ke bawah halaman, lalu pilih "Cancel Your Membership".

Setelah itu, sistem akan menunjukkan opsi yang sesuai dengan tipe langganan Anda.

Opsi Pembatalan untuk Setiap Jenis Pelanggan

Jika Anda berlangganan dengan skema bulanan yang berkomitmen 12 bulan, ada dua pilihan: melunasi sisa biaya langsung, atau menjadwalkan agar langganan berakhir tepat di bulan ke-12. Untuk paket bulanan tanpa komitmen, batalkan sebelum tanggal penagihan berikutnya agar tidak dikenakan biaya tambahan. Sementara itu, pelanggan yang sudah membayar penuh satu tahun bisa membatalkan saat masa berlaku habis.

Khusus pengguna baru: jika Anda membatalkan dalam 30 hari pertama sejak menerima perangkat, Anda berhak atas refund penuh plus pengembalian hardware. Prosesnya sama seperti di atas, hanya perlu mengunduh label atau QR code pengiriman, lalu mengemas band dan charger. Kirim kembali dalam minggu yang sama untuk menghindari biaya restocking sebesar 110 dolar AS (Rp 1,8 juta). Jika Anda masih dalam masa free trial, ikuti alur yang sama dengan pelanggan biasa.

Keputusan membatalkan langganan Whoop sangat masuk akal bila biaya tahunan menjadi beban dan Anda tidak membutuhkan ekosistem metrik eksklusifnya. Dengan alternatif seperti Fitbit Air yang menawarkan fitur inti tanpa langganan, atau langsung berhenti menggunakan tracker, Anda bisa menghemat ratusan ribu rupiah per bulan. Pastikan Anda mengikuti prosedur pembatalan dengan benar agar tidak terjebak biaya tersembunyi.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top