MEMPAWAH — Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat turun ke Terminal Bus Sungai Pinyuh untuk mengikuti kerja bakti nasional yang digagas DPW LDII Kalbar. Mereka membersihkan area terminal, menyapu halaman, dan merapikan fasilitas umum yang kerap digunakan warga. Kegiatan ini dinilai sebagai wujud nyata pengisian kemerdekaan di tengah masyarakat.
Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto, menyebut aksi ini dilatarbelakangi keinginan untuk memberikan kepedulian dan kecintaan kepada negara. Menurutnya, kemerdekaan yang diraih dengan perjuangan harus diisi dengan karya nyata, bukan sekadar seremonial.
Susanto menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan terbilang sederhana, namun memiliki makna mendalam bagi kebersamaan. Ia berharap aksi serupa bisa menjadi momentum untuk terus menjaga lingkungan serta fasilitas publik yang digunakan masyarakat luas.
"Mungkin aksi ini tidaklah besar, tidaklah memberikan dampak yang luas. Tetapi setidaknya ini momentum kita menjadikan kegiatan hari ini bentuk dari komitmen bersama, kita dukung, kita peduli terhadap Republik ini," jelasnya di sela kegiatan.
Lebih jauh, Susanto menyoroti kekompakan warga Sungai Pinyuh yang dinilai sebagai modal sosial berharga. Kekuatan ini, kata dia, bisa menjadi penggerak utama dalam mendukung pembangunan daerah jika dikelola melalui kolaborasi dan sinergi antar elemen.
"Modal sosial berupa persatuan dan kebersamaan yang dimiliki warga Sui Pinyuh bakal menjadi kekuatan bersama, syaratnya mari kita kerjasama, kolaborasi dan sinergi.