Kunjungan Khofifah ke Dekranasda Kalbar, Peluang Baru Produk Anyaman Rotan hingga Tenun Ikat Tembus Pasar Ekspor

Penulis: Alfin Murtado  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:49:01 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau produk anyaman rotan dan tenun ikat di galeri Dekranasda Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (11/8/2026).

PONTIANAK — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyempatkan diri menyusuri galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Selasa (11/8/2026). Kedatangannya yang bertepatan dengan Misi Dagang Jatim-Kalbar ini menjadi momentum strategis untuk mendorong produk kerajinan lokal Kalbar agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Rombongan disambut langsung oleh Ketua Dekranasda Kalbar, Ny. Erlina Norsan, bersama Wakil Ketua, Ny. Donata Dirasig Krisantus, serta jajaran pengurus. Dalam peninjauan itu, Khofifah mencermati berbagai produk unggulan yang dipamerkan, mulai dari anyaman rotan, kain tenun ikat, tenun sidan, kain cual, songket, hingga tas dan manik-manik khas Dayak.

Menurut Khofifah, keragaman produk tersebut bukan sekadar bernilai ekonomi, tetapi juga merepresentasikan kekayaan budaya dan kearifan lokal masyarakat Kalimantan Barat. Ia menilai potensi para perajin Kalbar sangat besar untuk terus dikembangkan hingga menembus pasar internasional.

Harapan Dekranasda Kalbar: Pelatihan Hingga Kurasi Produk

Ketua Dekranasda Kalbar, Ny. Erlina Norsan, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap pertemuan ini dapat menjadi langkah awal bagi terwujudnya kerja sama yang lebih konkret antara Dekranasda Jatim dan Dekranasda Kalbar.

"Saya berharap ada kerja sama antara Dekranasda Jatim dan Dekranasda Kalbar dalam hal pelatihan, pemasaran, dan kurasi produk untuk masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk ekspor. Mari kita dorong UMKM naik kelas. Produk lokal harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujar Erlina.

Erlina menambahkan, pihaknya selama ini terus mendorong peningkatan kapasitas perajin melalui penguatan kualitas produk, standardisasi, inovasi desain, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran. Dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak dinilai krusial untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk kerajinan Kalbar.

Fokus pada Pemberdayaan Perajin Perempuan

Di sisi lain, Wakil Ketua Dekranasda Kalbar, Ny. Donata Dirasig Krisantus, menekankan pentingnya penguatan sinergi dalam pembinaan UMKM, khususnya bagi para perajin perempuan. Ia menilai kolaborasi antardaerah akan memberikan manfaat besar, bukan hanya dari aspek produksi, tetapi juga pengembangan desain dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

"Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi penyemangat bagi kami dalam membina para perajin perempuan agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan menghasilkan produk kerajinan yang semakin kreatif serta memiliki daya saing," ungkap Donata.

Kolaborasi Lintas Daerah untuk Perluas Jaringan Pemasaran

Kunjungan Gubernur Jatim tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya sinergi yang lebih nyata antara kedua daerah. Bentuk kerja sama yang bisa diwujudkan antara lain pertukaran pengetahuan, pelatihan bersama, kurasi produk, hingga penguatan jejaring pemasaran antardaerah.

Dengan sinergi yang berkelanjutan, produk kerajinan dan UMKM Kalimantan Barat diharapkan semakin dikenal luas, memiliki akses pasar yang lebih kuat, serta mampu meningkatkan daya saing hingga menembus pasar nasional dan internasional.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: suaranusantara.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top