5 Produk Unggulan Pulau Maya Tampil di MTQ Kalbar, Kerupuk Udang hingga Madu Kelulut dari Hutan Desa

Penulis: Wisnu Wardana  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:43:01 WIB
Kerupuk udang khas Desa Dusun Besar menjadi salah satu produk unggulan yang dipamerkan dalam stand Pondasi Rumah Hijau di MTQ XXXIV Kalbar.

KAYONG UTARA — Lima desa di Kecamatan Pulau Maya memperkenalkan hasil usaha masyarakatnya di tengah gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Produk-produk tersebut ditampilkan melalui stand Pondasi Rumah Hijau yang berlokasi di Pelataran Pantai Pulau Datok, Sukadana.

Ketua Pondasi Rumah Hijau, Zulhiar, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam ajang MTQ kali ini merupakan bagian dari pendampingan Perhutanan Sosial melalui Project Delta Kapuas. Pendampingan tersebut menyasar lima desa, yakni Desa Tanjung Satai, Dusun Besar, Dusun Kecil, Satai Lestari, dan Kamboja.

Produk yang Dibawa ke MTQ Kalbar

Zulhiar merinci sejumlah produk yang dibawa dalam kegiatan tersebut. Dari kelompok usaha Desa Dusun Besar, mereka menampilkan kerupuk udang khas setempat. Sementara dari Desa Kamboja, madu kelulut menjadi andalan yang diperkenalkan kepada pengunjung.

Selain dua produk tersebut, stand Pondasi Rumah Hijau juga memamerkan olahan pedak gembong, udang ebi, udang kering, ikan asin talang, hingga telur bebek. Produk-produk ini merupakan hasil dari kelompok usaha bersama (KUPS) yang didampingi langsung oleh organisasi tersebut.

Pendampingan Tidak Hanya pada Sektor Makanan

Menurut Zulhiar, pendampingan usaha yang dilakukan Pondasi Rumah Hijau tidak terbatas pada produk makanan saja. Masyarakat di lima desa dampingan juga dikembangkan usahanya di sektor peternakan.

"Untuk UMKM sendiri, memang beberapa lagi yang masih kita di desa masing-masing. Jadi kita ini terkait masalah pendampingan di bidang usaha ini tidak bergerak hanya seperti makanan saja, kita juga ada ternak," jelasnya.

Dari lima desa yang didampingi, empat desa memiliki usaha ternak kambing. Khusus di Desa Dusun Besar, masyarakat mengembangkan usaha ternak bebek petelur yang hasilnya turut dipamerkan dalam ajang MTQ.

Momentum Promosi Potensi Desa ke Pengunjung Luas

Kehadiran produk-produk tersebut di tengah pelaksanaan MTQ XXXIV Kalbar dinilai menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi usaha masyarakat Pulau Maya. Ajang ini dihadiri pengunjung dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Zulhiar menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat di lima desa tersebut. Selain membantu mengembangkan usaha, pendampingan juga diarahkan agar potensi hutan desa dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Project Delta Kapuas sendiri merupakan program pendampingan yang berfokus pada tiga hal utama, yakni kelola lembaga, kelola kawasan, dan kelola usaha di wilayah hutan desa Pulau Maya.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top