LANDAK — Sorak-sorai dan gelak tawa mewarnai halaman Makodim 1210/Landak, Jalan Raya Ngabang–Pontianak Km. 14, Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang, Rabu (12/8/2026). Rangkaian lomba tradisional digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Yang menarik perhatian, sang komandan ikut ambil bagian dalam setiap permainan.
Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., larut dalam keceriaan lomba sarung hingga pukul bantal. Kehadirannya di tengah prajurit dan keluarga besar Kodim 1210/Landak bukan sekadar seremonial. Ini adalah upaya nyata membangun kedekatan emosional di lingkungan satuan.
Panitia menyiapkan delapan jenis perlombaan yang mengandalkan kekompakan dan kelincahan. Selain lomba sarung dan pukul bantal, ada tarik tambang, makan kerupuk, balap karung, lomba keluar masuk lingkaran, mengguring bola terong, serta lomba loncat sesuai warna kaus kaki.
Meski bersifat hiburan, setiap peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas. Dukungan dan semangat saling memberi dorongan terlihat dari para penonton yang memadati area perlombaan. Suasana akrab khas kekeluargaan pun tercipta di lingkungan militer.
Di sela-sela kegiatan, Dandim 1210/Landak menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan kali ini memiliki pesan yang lebih dalam dari sekadar perlombaan. Momen ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara pimpinan, prajurit, Persit, dan seluruh keluarga besar Kodim.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat berkumpul, berinteraksi dan saling memberikan semangat. Yang terpenting bukan hanya siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita menjaga kebersamaan dan kekompakan,” ujar Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak berhenti pada upacara bendera. Nilai gotong royong dan kepedulian terhadap sesama harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan satuan maupun masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diisi dengan aktivitas yang memperkuat soliditas internal. Kodim 1210/Landak berharap energi positif dari kebersamaan ini mampu mendorong seluruh personel meningkatkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Suasana semakin meriah saat sesi lomba tarik tambang dimulai. Regu dari prajurit berhadapan dengan tim Persit, memicu teriakan semangat dari kedua kubu. Momen seperti inilah yang dinilai efektif mencairkan suasana formal dan membangun rasa kekeluargaan yang erat di tubuh satuan.