Apple Uji Coba DRAM Buatan China untuk iPhone dan MacBook, Harga iPhone 18 Pro Max Berpotensi Naik US$300

Penulis: Zainul Arifin  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:36:31 WIB
Apple tengah menjajaki penggunaan DRAM buatan CXMT untuk perangkat iPhone dan MacBook.

KALBAR — Keputusan Apple menjajaki pemasok DRAM baru ini terungkap di tengah kondisi industri teknologi yang tengah dilanda kelangkaan memori. Kondisi ini bahkan disebut berpotensi mengganggu produksi cip A20 Pro yang rencananya digunakan pada iPhone 18 Pro.

Dikutip dari laporan The Wall Street Journal pada Senin (10/8/2026), Apple telah melakukan pembicaraan awal dengan CXMT. Namun, upaya raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu untuk mendapatkan harga lebih murah dari pemasok baru tersebut belum membuahkan hasil.

Harga CXMT Tak Lebih Murah dari Samsung dan SK Hynix

CXMT dilaporkan menawarkan harga yang setara atau bahkan lebih tinggi dibandingkan dua raksasa memori asal Korea Selatan, Samsung dan SK Hynix. Alhasil, posisi tawar Apple yang biasanya kuat terhadap pemasok komponen menjadi tidak terlalu berpengaruh dalam negosiasi kali ini.

Sebagian besar kapasitas produksi CXMT juga telah diamankan oleh sejumlah perusahaan teknologi China seperti Huawei dan Xiaomi melalui kontrak jangka panjang. Kondisi ini membuat CXMT memiliki ruang terbatas untuk memberikan potongan harga kepada Apple.

Hambatan Regulasi Pemerintah AS

Penggunaan DRAM buatan CXMT berpotensi menghadapi hambatan dari pemerintah Amerika Serikat. Apple disebut tengah meminta dukungan pemerintah AS sebelum menggunakan memori buatan perusahaan China tersebut pada perangkat yang akan dijual di pasar China.

Jika mendapatkan persetujuan, penggunaan DRAM dari CXMT dapat menjadi salah satu alternatif bagi Apple untuk memperluas sumber pasokan memori di tengah kondisi pasar yang semakin ketat. Namun, penggunaannya kemungkinan masih terbatas pada perangkat tertentu dan pasar tertentu saja.

Dampak ke Harga iPhone 18 Pro Max

Di tengah meningkatnya harga berbagai komponen, Apple sebelumnya telah menaikkan harga sejumlah produk Mac dan iPad setelah berbulan-bulan menanggung kenaikan biaya produksi. Sementara itu, harga iPhone sejauh ini belum mengalami kenaikan serupa.

Sejumlah analis memperkirakan harga iPhone 18 Pro Max dapat meningkat sekitar US$200 hingga US$300. Kenaikan harga juga diperkirakan dapat terjadi pada iPhone 18 Pro. Salah satu faktor utamanya adalah meningkatnya biaya komponen, termasuk memori dan cip yang digunakan pada perangkat.

Langkah Apple menguji DRAM dari pemasok baru menunjukkan perusahaan tengah berupaya mencari alternatif untuk memastikan ketersediaan komponen di tengah ketatnya pasokan global. Jika pengujian tersebut berhasil dan memperoleh persetujuan yang diperlukan, CXMT berpotensi menjadi salah satu sumber tambahan pasokan memori Apple.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top