KALIMANTAN BARAT — Manajemen Pelindo Regional 1 menggelar acara bertajuk "Berbagi Berkah Menjaga Keselamatan Pelabuhan" di Masjid Al Munawarah Pelindo, Senin kemarin. Rangkaian kegiatan mencakup pengajian, doa bersama, dan pembagian santunan kepada 50 anak yatim piatu muslim. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh M. Nadif, lalu tausiah dari Ustaz Dedek Husairi, M.Pd, dan diakhiri dengan doa untuk keselamatan insan pelabuhan serta kelancaran bongkar muat.
Tak hanya untuk muslim, Pelindo Regional 1 juga menyalurkan bantuan kepada 50 anak yatim piatu nonmuslim. Penyerahan dilakukan secara terpisah di Panti Asuhan Elshadai, Jalan Rawe No.35 Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan. Langkah ini sengaja diambil untuk menjaga nilai toleransi dan kebersamaan tanpa membedakan latar belakang agama.
Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyebut kegiatan ini adalah wujud syukur perusahaan. Menurutnya, keselamatan di pelabuhan tidak cukup hanya dengan prosedur operasional dan budaya K3. "Melalui pengajian, doa bersama, dan santunan kepada anak yatim piatu ini, kami berharap seluruh aktivitas kepelabuhanan di Pelindo Regional 1 senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran, dan keberkahan," ujarnya dalam siaran pers, Senin.
Jonedi menambahkan, acara ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara perusahaan dengan masyarakat sekitar pelabuhan. Pelindo Regional 1 berkomitmen menjalankan program TJSL yang inklusif. "Langkah ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama," pungkasnya.
Pelindo Regional 1 mengelola sejumlah pelabuhan strategis di pesisir timur Sumatera. Dengan menggabungkan pendekatan spiritual dan standar operasional, perusahaan berharap risiko kecelakaan kerja bisa ditekan dan produktivitas pelabuhan tetap terjaga.