Panen Raya Ketahanan Pangan TNI di Kubu Raya, Kejati Kalbar Ikut Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Swasembada

Penulis: Yoga Permadi  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:53:31 WIB
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat turut serta dalam Panen Raya Program Ketahanan Pangan TNI di lahan pertanian belakang Kantor Bupati Kubu Raya.

KUBU RAYA — Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan swasembada pangan di Kalimantan Barat. Hal ini kembali ditegaskan saat Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat turut serta dalam Panen Raya Program Ketahanan Pangan TNI yang berlangsung di lahan pertanian belakang Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (17/7/2026).

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat diwakili oleh Asisten Pidana Militer (Aspidmil) Kolonel Cpm Agus Subur Mudjiono, S.H., M.A.P. Kehadiran institusi kejaksaan dalam kegiatan ini menjadi simbol bahwa urusan pangan bukan hanya tanggung jawab petani atau pemerintah, melainkan seluruh elemen bangsa.

Kubu Raya: Lumbung Padi dengan 44.000 Petani

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., mengungkapkan bahwa kabupatennya merupakan salah satu penyangga pangan utama di Kalbar. Data yang disampaikan menunjukkan terdapat sekitar 150 kelompok tani dengan lebih dari 44.000 petani padi yang aktif menggarap lahan.

"Sekitar 60 persen lahan di Kubu Raya tetap kami pertahankan sebagai lahan produktif untuk budidaya padi dan jagung," ujar Sujiwo dalam sambutannya. Angka ini menegaskan komitmen daerah dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah tekanan alih fungsi lahan.

Pangdam: Ketahanan Pangan Adalah Ketahanan Nasional

Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito dalam sambutannya menekankan bahwa ketahanan pangan tidak bisa dipisahkan dari ketahanan nasional. Menurutnya, keberhasilan menjaga pasokan pangan hanya bisa diraih lewat kolaborasi seluruh elemen.

Pangdam mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penggunaan teknologi dan benih unggul, serta mengedepankan semangat gotong royong. "Ini bukan kerja sendiri-sendiri. Semua harus bergerak bersama," tegasnya di hadapan jajaran Forkopimda yang hadir.

Rangkaian Acara: Dari Panen Simbolis hingga Vicon dengan Panglima TNI

Rangkaian kegiatan panen raya berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Acara diawali dengan panen padi secara simbolis, dilanjutkan dengan peninjauan proses perontokan hasil panen, serta penyerahan bingkisan kepada para petani yang hadir.

Puncak acara diisi dengan video conference bersama Panglima TNI. Seluruh rangkaian berlangsung aman dan tertib, mencerminkan sinergi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat petani.

Dukungan Kejati untuk Program Asta Cita Presiden

Partisipasi Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dalam panen raya ini menunjukkan dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden, khususnya di sektor ketahanan pangan. Kolaborasi antara aparat penegak hukum, TNI, dan pemerintah daerah diharapkan terus diperkuat.

"Kami hadir untuk memastikan program strategis nasional berjalan lancar dan tepat sasaran," ujar Aspidmil Kolonel Cpm Agus Subur Mudjiono mewakili Kajati Kalbar. Sinergi ini diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pangan di Kalimantan Barat.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top