Menurut bocoran yang beredar, Huawei sedang mengeksplorasi elemen pencitraan baru pada kamera depan. Langkah ini melanjutkan fokus perusahaan terhadap inovasi fotografi mobile di lini Mate. Jika rumor ini akurat, Mate 90 Pro Max dan RS Ultimate akan menjadi perangkat Huawei pertama yang memperoleh peningkatan besar pada kamera depan dalam beberapa generasi terakhir.
Langkah ini diperkirakan menjadi jawaban atas kebutuhan pengguna akan kualitas panggilan video dan produksi konten media sosial yang makin tinggi. Hingga kini, Huawei belum memberikan konfirmasi resmi mengenai spesifikasi final perangkat tersebut.
Sebelumnya, Huawei juga dikabarkan tengah mengembangkan sensor kamera utama 200 MP buatan sendiri untuk seri Mate 90. Sensor ini dipadukan dengan teknologi pencitraan XMAGE generasi terbaru. Kombinasi peningkatan kamera belakang dan depan diyakini menjadi fokus utama perusahaan tahun ini.
Sejumlah laporan menyebut Mate 90 Pro Max kemungkinan membawa dua kamera periskop 50 MP. Salah satu lensa mendukung pembesaran optik hingga 10 kali. Perangkat ini juga dirumorkan memakai sensor utama berukuran 1 inci untuk meningkatkan performa fotografi malam dan rentang dinamis gambar.
Huawei disebut turut menguji konfigurasi empat kamera belakang baru dengan teknologi sensor bertumpuk. Teknologi ini dirancang untuk mempercepat pengambilan gambar dan meningkatkan kualitas foto dalam kondisi minim cahaya.
Di sektor dapur pacu, Mate 90 Pro Max diperkirakan menjadi salah satu perangkat pertama yang menggunakan chipset Kirin generasi 2026 berbasis teknologi Tau Law. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan perangkat ini di pasar Indonesia, termasuk Pontianak dan Kalimantan Barat pada umumnya.