KALIMANTAN BARAT — Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, memimpin langsung rombongan dalam pertemuan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pimpinan dan jaksa di Kejatisu. Menurut Melati, peran kejaksaan sangat krusial dalam memberikan pendampingan hukum serta pengawalan ketat terhadap setiap proyek yang dijalankan perusahaan pelat merah ini.
Melati menegaskan bahwa dukungan dari aparat penegak hukum sangat membantu manajemen dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan kerja. “Peran kejaksaan sangat besar dalam memberikan pendampingan hukum serta melakukan pengawalan ketat pada setiap proyek strategis milik perusahaan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Sinergi ini dinilai penting mengingat INALUM mengelola sejumlah proyek strategis nasional yang membutuhkan pengawasan ekstra. Dengan adanya pendampingan hukum, perusahaan berharap seluruh proses bisnis dapat berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku di Indonesia.
Kunjungan ini merupakan wujud nyata dari komitmen penuh INALUM dalam menjalankan tata kelola bisnis yang terbuka dan berintegritas tinggi. Manajemen ingin memastikan bahwa seluruh pergerakan usaha perusahaan tetap lurus dan selaras dengan aturan yang ada.
Melalui penguatan hubungan kerja sama dengan aparat penegak hukum, INALUM bertekad membangun sistem kerja BUMN yang bersih dan profesional. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kontribusi perusahaan dalam menyukseskan pembangunan nasional demi kesejahteraan masyarakat luas.
Langkah proaktif ini menjadi sinyal positif bagi industri BUMN di Indonesia. Dengan pengawasan yang ketat dan pendampingan hukum yang solid, INALUM optimistis dapat menjalankan operasional yang akuntabel dan memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat.