KALIMANTAN BARAT — Pemain sayap asal Argentina itu baru saja menyelesaikan musim individu yang luar biasa. Dari 34 pertandingan, ia mengemas 20 gol dan 14 assist—kontribusi langsung yang membuat Borneo FC nyaris menjadi juara. Tim asuhan Pieter Huistra harus puas sebagai runner-up, kalah head-to-head dari Persib Bandung meski unggul selisih gol.
Data dari football database mencatat, 65 persen gol Borneo FC melibatkan Peralta. Rata-rata, ia mencetak 0,5 gol dan 0,4 assist per pertandingan. Durasi bermainnya mencapai 3.035 menit tanpa absen sekali pun—bukti ketahanan fisik yang langka.
Gelar pemain terbaik BRI Super League 2025/2026 menjadi pengakuan atas konsistensinya. Namun, kegagalan tim merebut trofi juara mungkin menjadi pertimbangan besar bagi pemain berusia 28 tahun itu.
Kamis (28/5/2026), Peralta mengunggah kalimat penuh teka-teki di akun @marianoperalta.9. "Satu musim lagi telah berakhir. Terima kasih kepada semua yang ada di sampingku kali ini, tanpa kalian tidak ada yang saya capai secara pribadi," tulisnya.
"Saatnya beristirahat, berhenti, dan kemudian aku akan melihat apa yang terjadi dengan masa depanku," lanjut eks pemain San Lorenzo itu. Kalimat terakhir itulah yang langsung ditangkap sebagai sinyal perpisahan oleh publik.
Rumor kepindahan Peralta sudah mengemuka sejak pertengahan musim. Persija Jakarta disebut-sebut sebagai tujuan paling realistis, terutama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Maxwell Souza. Tak ketinggalan, Persib Bandung juga dikabarkan siap menampungnya untuk memperkuat lini serang Maung Bandung.
Belum ada pernyataan resmi dari manajemen Borneo FC soal perpanjangan kontrak. Jika hingga 16 Juni 2025 tidak ada kesepakatan baru, Peralta akan menjadi free agent dan bisa dinegosiasikan tanpa biaya transfer.
Borneo FC menghadapi pilihan sulit. Mempertahankan Peralta berarti harus menyiapkan kontrak besar yang bisa mengganggu keseimbangan keuangan klub. Melepasnya justru memberi ruang untuk regenerasi, tapi kehilangan figur sentral yang sudah terbukti tajam.
Kepastian masa depan pemain asal Argentina itu kemungkinan baru akan terjawab setelah masa istirahatnya usai. Sampai saat itu tiba, bursa transfer BRI Super League 2026/2027 tetap akan diramaikan oleh nama Mariano Peralta.