4 Warung Kopi Legendaris di Singkawang, Salah Satunya Berdiri Sejak 1930 dan Masih Eksis Hingga Kini

Penulis: Zainul Arifin  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 13:17:50 WIB
Warung Kopi Nikmat di Singkawang Barat telah menyajikan kopi sejak tahun 1930.

SINGKAWANG — Kota Singkawang, yang dikenal dengan keberagaman budayanya, ternyata menyimpan jejak panjang tradisi ngopi. Beberapa warung kopi (warkop) legendaris di kota ini tidak hanya menawarkan racikan klasik, tetapi juga menjadi ruang interaksi lintas generasi yang terus dirawat pemiliknya.

Kopi Nikmat: Saksi Bisu Sejak 1930

Warung Kopi Nikmat disebut sebagai yang tertua di Singkawang. Berdiri sejak 1930, warkop ini kini menginjak usia 96 tahun. Lokasinya berada di Jalan Sejahtera, Melayu, Singkawang Barat, dan masih setia menyajikan menu sederhana: kopi hitam dan kopi susu dengan harga sekitar Rp 10.000 per cangkir.

Menikmati kopi di sini bisa ditemani aneka bolu, bingka, roti srikaya, hingga bubur. Suasana klasik dan resep yang dipertahankan secara turun-temurun menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin merasakan cita rasa tempo dulu.

Han's Kopitiam: Hidangan Pendamping yang Ikonik

Tak jauh berbeda, Han's Kopitiam di Jalan P. Diponegoro No. 42 juga termasuk legendaris dengan usia mencapai sekitar 80 tahun. Warkop ini ramai dikunjungi, terutama saat jam makan siang. Menu kopi hitam dan kopi susu tersedia dalam versi panas maupun dingin.

Yang membedakan Han's Kopitiam adalah sajian pendampingnya. Selain bolu klasik, pengunjung bisa menikmati risoles kentang, mayones, hingga sop bihun yang gurih. Harga minuman dan makanan di sini juga dibanderol sekitar Rp 10.000-an, menjadikannya pungan ekonomis untuk bersantai di tengah kota.

Rusen Kopitiam: Sentuhan Modern pada Cita Rasa Lawas

Berdiri sejak 1955, Rusen Kopitiam di Jalan Niaga, Melayu, Singkawang Barat, hadir dengan inovasi rasa. Selain kopi hitam dan kopi susu, warkop ini menyajikan kopi Vietnam dan kopi khas Rusen yang menggunakan gula palem.

Menu pendampingnya pun beragam, mulai dari aneka varian roti bakar, pisang goreng, pisang aroma, hingga telur setengah matang. Harga kopi di sini mulai dari Rp 7.000-an, sedikit lebih terjangkau namun tetap mempertahankan kualitas racikan klasik.

Warung Kopi Akong: Paling Murah dan Sederhana

Warung Kopi Akong di Jalan Alianyang No. 16, Melayu, Singkawang Barat, menjadi pilihan bagi mereka yang mencari suasana benar-benar sederhana. Warkop ini terkenal dengan harga super murah, yakni sekitar Rp 5.000 per cangkir.

Proses pembuatan kopi di sini masih menggunakan metode disaring, menghasilkan cita rasa klasik yang kental. Pengunjung bisa menikmatinya bersama jajanan pasar dan roti. Meski tampilannya sangat sederhana, warkop ini nyaman untuk memulai hari dengan secangkir kopi hangat.

Keberadaan keempat warkop legendaris ini menjadi bukti bahwa tradisi ngopi di Singkawang bukan sekadar gaya hidup, melainkan warisan budaya yang terus hidup di tengah modernitas. Bagi pencinta kopi klasik, menyambangi tempat-tempat ini adalah perjalanan rasa sekaligus sejarah.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: food.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top