Kubu Raya Raih Opini WTP ke-12 Berturut-turut, Bupati Sujiwo Ingatkan Anggaran Harus Berdampak ke Warga

Penulis: Zainul Arifin  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 13:17:28 WIB
Pemkab Kubu Raya raih Opini WTP ke-12 berturut-turut sebagai bukti tata kelola keuangan yang konsisten.

KUBU RAYA — Opini WTP ke-12 yang diraih Pemkab Kubu Raya menjadi bukti konsistensi tata kelola keuangan daerah. Namun, Bupati Sujiwo langsung mengingatkan bahwa predikat ini bukanlah tujuan akhir. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk memastikan setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga di 20 kecamatan.

Predikat Tanpa Cela, Tapi Bukan Sekadar Sertifikat

Opini WTP dari BPK menandakan bahwa laporan keuangan Pemkab Kubu Raya disajikan secara wajar, tanpa salah saji material. Capaian ini diraih berturut-turut sejak satu dekade lebih lalu. Namun, Sujiwo menekankan bahwa rapor bersih ini harus menjadi modal untuk mempercepat pembangunan.

“Opini WTP bukan hanya soal angka di buku. Ini soal bagaimana anggaran itu bisa menyentuh petani, nelayan, dan pelaku UMKM di Kubu Raya,” ujar Sujiwo dalam pernyataan resminya, dikutip di Sungai Raya, baru-baru ini.

Anggaran Besar, Dampak yang Harus Terukur

Sujiwo mendorong agar setiap program yang didanai APBD memiliki indikator dampak yang jelas. Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak sekadar mengejar realisasi fisik, tetapi juga memastikan output program meningkatkan kualitas hidup warga. Misalnya, pembangunan infrastruktur jalan harus dipastikan memperlancar distribusi hasil bumi dari desa ke kota.

Ia juga menyoroti pentingnya efisiensi. Anggaran yang dihemat dari proses pengadaan bisa dialokasikan ulang untuk program prioritas seperti penanganan stunting atau bantuan modal usaha. “Jangan sampai kita bangga dengan WTP, tapi angka kemiskinan tidak bergerak,” tegasnya.

Konsistensi 12 Tahun: Apa yang Berbeda?

Pencapaian WTP ke-12 ini menempatkan Kubu Raya sebagai salah satu daerah dengan rekam jejak pengelolaan keuangan terbaik di Kalimantan Barat. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tantangan kini justru lebih besar karena adanya tekanan fiskal nasional. Namun, Pemkab Kubu Raya dinilai mampu menjaga disiplin anggaran tanpa mengorbankan belanja publik.

BPK sendiri, dalam pemeriksaan terakhir, memberikan sejumlah

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top