KALIMANTAN BARAT — Pasangan dayung Indonesia Febrian/La Memo memastikan tempat di final nomor double sculls putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka finis ketiga di heat pertama penyisihan dengan waktu 6 menit 15,26 detik di Nagaragawa International Regatta Course, Jepang.
Hasil penyisihan menempatkan Febrian dan La Memo pada posisi ketiga di heat pertama. Catatan waktu 6 menit 15,26 detik itu cukup membawa mereka melaju ke babak penentuan medali.
Nomor double sculls mengharuskan setiap atlet memegang dua dayung, satu di sisi kiri dan satu di sisi kanan perahu. Perlombaan berlangsung di lintasan lurus sepanjang 2.000 meter, dengan pemenang ditentukan dari urutan haluan perahu yang pertama melewati garis finis.
Final A Tunggu Lawan Berat dari Lima Negara
Di babak final, Febrian/La Memo akan berlomba di final A bersama wakil Irak, Uzbekistan, China, India, dan Jepang. Sementara final B mempertemukan Palestina, Thailand, Kazakhstan, dan Sri Lanka.
Penentuan peraih medali dilakukan melalui catatan waktu terbaik di antara peserta final A dan B. Artinya, performa di final A tetap menjadi penentu utama peluang Indonesia membawa pulang medali dari cabang rowing.
Peluang Medali Kontingen Indonesia
Keberhasilan menembus final membuka kans bagi Febrian dan La Memo untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia. Keduanya kini dituntut mempertahankan performa pada babak penentuan.
Babak final nomor double sculls putra dijadwalkan berlangsung di arena yang sama pada Kamis (24/9). Rowing menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan sejumlah kategori putra dan putri, termasuk men's double sculls.
Bagi Indonesia, cabang rowing kerap menjadi sumber medali di ajang multievent Asia. Konsistensi waktu di bawah 6 menit 20 detik akan menjadi modal penting menghadapi lima lawan di final A.