Pencarian

Gubernur Kalbar Ria Norsan Pastikan Operasi Karhutla Tak Kendor Meski Hujan Mulai Guyur Sejumlah Wilayah

Jumat, 18 September 2026 • 09:16:01 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan Pastikan Operasi Karhutla Tak Kendor Meski Hujan Mulai Guyur Sejumlah Wilayah

PONTIANAK — Hujan yang turun di sejumlah daerah Kalimantan Barat memang membantu membasahi lahan dan mendukung proses pemadaman. Namun Pemprov Kalbar tidak menjadikan kondisi itu alasan menghentikan operasi di lapangan.

Ria Norsan menyatakan sebagian besar titik api sudah berhasil ditangani. Meski begitu, masih ada wilayah yang membutuhkan penanganan lanjutan.

"Karhutla belum selesai. Memang sebagian besar sudah berhasil kita tangani, tetapi masih ada yang membutuhkan penanganan," kata Ria Norsan.

Karakteristik Lahan Gambut Bikin Api Berpotensi Muncul Kembali

Lahan gambut di Kalbar menyimpan bara di bawah permukaan yang bisa menyala lagi dari titik yang sebelumnya sudah dipadamkan. Pemantauan terhadap wilayah rawan dan bekas lokasi kebakaran karena itu tetap dilakukan.

"Apalagi karakteristik lahan gambut membuat api berpotensi muncul kembali. Karena itu, operasi darat, operasi udara, patroli dan pencegahan harus terus kita perkuat sampai kondisi benar-benar aman," tegasnya.

Operasi darat dikerahkan untuk menangani titik api secara langsung. Sementara operasi udara melalui water bombing tetap dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Patroli dan pemantauan juga ditingkatkan untuk mendeteksi sedini mungkin kemunculan titik api baru. Langkah tersebut sekaligus mengantisipasi munculnya kembali api di lokasi yang sebelumnya telah ditangani.

OMC Terkendala Atmosfer Kering dan Awan Hujan Terbatas

Upaya penanganan karhutla turut dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca. Pelaksanaannya menghadapi tantangan berupa kondisi atmosfer yang relatif kering serta pertumbuhan awan hujan yang terbatas.

Ria Norsan memastikan dukungan terhadap OMC tetap dilakukan. Operasi udara juga terus berjalan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

"OMC tetap kita dukung dan operasi udara juga terus berjalan sesuai kondisi di lapangan. Tetapi kondisi cuaca masih menjadi tantangan. Karena itu, sembari menunggu hujan alami membaik, penanganan di darat dan upaya pencegahan harus tetap berjalan," ujarnya.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan faktor cuaca. Hujan memang membantu menekan potensi kebakaran, tetapi pemadaman, patroli, pemantauan dan pencegahan tetap diperlukan agar api benar-benar terkendali.

Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Cegah Kebakaran Baru

Pemprov Kalbar terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, TNI/Polri, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi dan masyarakat. Sinergi lintas sektor diperlukan untuk menjaga kondisi tetap terkendali sekaligus mencegah terjadinya kebakaran baru.

"Yang kita lakukan bukan hanya memadamkan api, tetapi bagaimana api tidak muncul kembali. Karena itu, pencegahan, patroli, penegakan hukum dan edukasi masyarakat harus berjalan bersama," tegas Ria Norsan.

Ia menambahkan, perlindungan masyarakat, kualitas udara, keselamatan penerbangan dan kelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

"Kita tidak boleh lengah. Seluruh kekuatan harus terus bergerak sampai karhutla benar-benar terkendali," pungkasnya.

Follow kabarsingkawang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks