KUBU RAYA — Di tengah kepulan asap dan medan yang berat, para relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya mendapat perhatian serius dari tim gabungan Posko Siaga Karhutla. Tidak hanya diterjunkan ke titik api, mereka kini juga mendapat dukungan kesehatan berupa penyuntikan vitamin booster agar daya tahan tubuh tetap terjaga selama bertugas.
Ketua Karang Taruna Kubu Raya, Juliansyah, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir secara spontan melalui kolaborasi beberapa pihak. Selain Karang Taruna, keterlibatan datang dari Dinas Kesehatan Kubu Raya, Dinas Sosial Kubu Raya, tim kesehatan YARSI, serta Himpunan Perawat Gawat Darurat Indonesia (HIPGABI) Kalimantan Barat.
350 Paket Disiapkan, Distribusi Terus Berjalan
Penyuntikan perdana dilakukan di SMA Negeri 4 Sungai Raya yang berlokasi di Desa Limbung, Kamis (3/9/2026). Juliansyah menyebutkan bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah relawan yang bekerja paling dekat dengan titik api.
"Kami melakukan penyuntikan vitamin booster langsung kepada relawan-relawan yang terdepan, yang berjibaku memadamkan api di lapangan," ujarnya di SMA 4 Desa Limbung.
Untuk tahap awal, Posgar telah menyiapkan 350 paket vitamin booster. Dari jumlah tersebut, sekitar 100 paket telah disalurkan, dan pihaknya membuka peluang penambahan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
"Insyaallah masih akan masuk terus bertambah dari kolaborasi teman-teman HIPGABI dan beberapa perusahaan vendor yang memberikan bantuan vitamin booster ini," jelas Juliansyah.
Mengapa Vitamin Diperlukan Saat Karhutla?
Relawan karhutla bekerja dalam kondisi yang tidak mudah. Mereka harus menghadapi panas, asap pekat, serta medan kebakaran yang sulit dijangkau. Tanpa kondisi fisik yang prima, risiko kelelahan dan gangguan kesehatan meningkat signifikan.
Juliansyah menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya diperuntukkan bagi relawan yang langsung memadamkan api. Seluruh pihak yang berkontribusi dalam penanganan karhutla juga dapat memperoleh dukungan kesehatan yang sama.
Layanan Kesehatan Bergerak ke Lokasi Aman
Ke depan, Posgar akan menerapkan sistem pelayanan kesehatan bergerak dengan mengerahkan sejumlah ambulans ke lokasi-lokasi yang membutuhkan. Namun, pemberian booster tidak akan dilakukan tepat di titik kebakaran.
"Kita tidak langsung ke lokasi kebakaran, tetapi mengambil jarak sedikit dan melakukan pemberian vitamin booster di dalam ambulans," katanya.
Langkah ini diambil untuk memastikan para relawan tetap dalam kondisi prima selama menjalankan tugas kemanusiaan di tengah situasi karhutla yang tidak menentu.
Juliansyah juga membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi pihak lain yang ingin berkontribusi. "Bukan hanya teman-teman yang memadamkan api, tetapi juga yang betul-betul berkontribusi dan peduli terhadap penanganan karhutla, silakan merapat ke Posgar atau informasikan titik api yang membutuhkan pertolongan, kami akan datang ke lokasi," pungkasnya.