Pencarian

Antrean Pertalite di SPBU Sintang Mengular hingga 2 Jam, Warga Keluhkan Pembeli Pakai Drum

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:25:33 WIB
Antrean Pertalite di SPBU Sintang Mengular hingga 2 Jam, Warga Keluhkan Pembeli Pakai Drum
Antrean kendaraan pemudik terlihat mengular di SPBU 64-786-12 Sintang, Kalimantan Barat, Rabu (26/8/2026).

SINTANG — Antrean panjang kendaraan kembali terlihat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, beberapa hari terakhir. Warga melaporkan waktu tunggu untuk mendapatkan Pertalite bisa mencapai lebih dari dua jam, terutama di SPBU dengan kode 64-786-12 yang berada di kawasan Tugu BI.

Seorang warga yang menyampaikan keluhannya kepada TKP Pontianak pada Rabu (26/8/2026) menyebut kondisi ini terjadi hampir merata di setiap SPBU yang ada di Sintang. "Kami para pengguna Pertalite harus mengantre bahkan sampai 2 jam lebih untuk mendapatkan Pertalite, antrean Pertalite sudah di luar biasa panjangnya di Sintang ini min, di setiap SPBU yang ada di Sintang antreannya sudah mengular," ungkapnya.

Mobil Pikap Bermuatan Drum Ikut Mengantre

Yang memperparah situasi, warga tersebut turut mengirimkan foto dan video yang memperlihatkan sebuah mobil yang diduga memuat drum untuk diisi Pertalite. Praktik ini dinilai merugikan pengendara biasa yang hanya ingin mengisi bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari.

"Kami harus berlomba dengan para pengantre Pertalite yang mana para pengantre sudah tidak tanggung-tanggung mengisi Pertalite menggunakan drum yang disimpan dalam mobil di SPBU Tugu BI Sintang," tambahnya.

Warga Minta Pemisahan Jam Pengisian untuk Pengecer

Keluhan ini memicu aspirasi agar pihak pengelola SPBU menerapkan kebijakan baru. Warga berharap ada pemisahan antara pembeli eceran yang menggunakan kendaraan pribadi dengan para pengecer yang membawa jeriken atau drum dalam jumlah besar.

"Kalau pun tidak bisa ditindak, kami berharap antara pengguna Pertalite sehari-hari dan para pengecer seharusnya dipisahkan untuk tempat dan jam pengisiannya," harapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola SPBU 64-786-12 Sintang maupun Pertamina terkait keluhan warga tersebut.

Follow kabarsingkawang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tkppontianak.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks