KALIMANTAN BARAT — Langkah ini diambil Vidio di tengah pergeseran kebiasaan menonton masyarakat yang kian mobile-first. Alih-alih menonton durasi panjang, penonton Indonesia disebut lebih banyak mengonsumsi cerita dalam episode singkat—sebuah format yang tumbuh 50-200 persen secara kuartalan sejak kuartal ketiga 2023 di kawasan Asia-Pasifik.
Ratusan Judul dalam Genggaman, Lengkap dengan Sulih Suara Lokal
Melalui fitur Short Drama di aplikasi Vidio, pelanggan paket TV Extra, Platinum, Platinum Extra, dan Ultimate bisa menikmati beragam genre mulai dari romance, billionaire romance, fantasy, hingga family drama. Setiap episode dirancang hanya berdurasi 60-90 detik, pas untuk diisi di sela aktivitas.
Pada tahap awal, lebih dari 200 judul akan sepenuhnya dialihsuarakan ke bahasa Indonesia. Subtitle dalam bahasa Indonesia juga tersedia, sehingga penonton tidak perlu lagi membaca teks terjemahan yang berkecepatan tinggi.
Bukan Sekadar Distribusi, Ada Produksi Lokal Bareng Talenta Indonesia
Kerja sama ini tidak berhenti pada penambahan katalog. Vidio dan ReelShort berencana memproduksi serial short drama bersama production house dan talenta lokal Indonesia. Ini menjadi langkah strategis untuk mengadaptasi formula cerita yang sudah teruji secara global dengan selera penonton dalam negeri.
Sutanto Hartono, CEO Vidio, mengatakan pihaknya ingin memastikan penonton menemukan berbagai jenis hiburan dalam satu platform. "Mulai dari olahraga live, konten lokal, hiburan global, hingga format short drama yang kini berkembang pesat," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima media, Kamis (28/8).
Pasar Terbesar di Asia-Pasifik, Modal Kuat untuk Bersaing
Data Media Partners Asia menempatkan ReelShort sebagai pemimpin pasar short drama global dengan estimasi pangsa pendapatan 29 persen. Sementara itu, posisi Vidio di dalam negeri juga tak bisa diremehkan. Platform ini mencatat 5,8 juta pelanggan berbayar di Asia Tenggara pada kuartal kedua 2026, dengan pangsa langganan SVOD 20,7 persen di Indonesia—tertinggi di pasar streaming Tanah Air.
Kolaborasi ini mempertegas arah Vidio yang tak hanya mengandalkan siaran olahraga dan konten lokal, tetapi juga merangkul tren hiburan global yang sedang naik daun. Bagi penonton, ini berarti satu langganan bisa mengakses lebih banyak jenis tontonan tanpa perlu berpindah aplikasi.