KALIMANTAN BARAT — Kabar ini dikonfirmasi oleh Korean Film Council (KOFIC) pada pekan ini. Possible Love terpilih setelah melalui seleksi ketat yang melibatkan 15 anggota komite yang dipimpin oleh kritikus film ternama, Jung Sung-il.
Sinopsis: Dua Pasangan, Satu Pemakaman, dan Keretakan yang Mulai Terlihat
Film ini mengisahkan dua pasangan suami istri yang hidupnya saling bersinggungan setelah sebuah upacara pemakaman. Mi-ok (diperankan oleh Sul Kyung-gu) dan suaminya, Ho-seok, yang baru saja di-PHK, menjalani hidup tenang bersama putra kecil mereka, Cheol.
Di sisi lain, ada Ye-ji, seorang pembuat film dokumenter yang tengah menggarap film tentang para pekerja yang kehilangan pekerjaan, bersama suaminya, Sang-woo (Zo In-sung). Ketika Mi-ok setuju untuk direkam oleh Ye-ji, keduanya semakin dekat. Namun, Mi-ok justru mulai merasa gelisah karena muncul ketertarikan terhadap Sang-woo. Dari sinilah, retakan demi retakan mulai bermunculan di kedua rumah tangga tersebut.
Alasan Komite: Sentuhan Manusiawi dan Arah Sinema yang Jelas
Dalam evaluasinya, komite seleksi memuji Possible Love sebagai puncak dari perspektif dan kegelisahan Lee Chang-dong sebagai seorang sineas. Mereka menyoroti kejelasan visi sutradara yang tercermin dari tone dan tata mise-en-scène yang berhasil membangun ketegangan sepanjang cerita.
Komite juga menilai film ini mampu memantik refleksi tentang kekerasan yang halus, kebebasan yang tidak utuh, serta makna kebahagiaan sejati. Adegan yang menggambarkan gerakan buruh disebut berhasil menangkap arus sosial yang berlapis. "Permainan empat aktor utama dinilai hampir tanpa cela," demikian bunyi pernyataan resmi KOFIC yang dirilis kepada media.
Dari Venesia ke Toronto, Lalu Netflix: Strategi Menuju Oscar
Possible Love dijadwalkan menggelar premiere dunianya di Venice Film Festival, disusul penayangan perdana di Amerika Utara pada Toronto Film Festival. Langkah ini menjadi strategi awal untuk membangun momentum di mata kritikus dan akademi.
Komite seleksi menilai peluang film ini cukup besar. Mereka mencatat adanya antisipasi kuat dari media Amerika Utara. Tim penghargaan Netflix disebut telah menyiapkan kampanye besar-besaran, tidak hanya untuk kategori Film Fitur Internasional, tetapi juga hingga dorongan menuju nominasi Best Picture.
Jadwal Rilis dan Distribusi di Berbagai Negara
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Korea Selatan pada 23 September, memenuhi syarat batas akhir perilisan lokal yang ditetapkan Academy pada 30 September. Setelah itu, Possible Love akan meluas ke Australia pada 22 Oktober, serta Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, dan Jepang pada 23 Oktober.
Penonton global bisa menyaksikan film ini melalui layanan streaming Netflix mulai 6 November. Jika berhasil masuk nominasi, Possible Love akan mengikuti jejak Burning (2018), yang menjadi film Korea pertama yang berhasil menembus shortlist Academy Awards untuk kategori film asing.
Keputusan KOFIC ini menegaskan posisi Lee Chang-dong sebagai salah satu sutradara paling dihormati di Korea Selatan, sekaligus menempatkan persaingan Oscar 2027 semakin menarik untuk diikuti.