KALIMANTAN BARAT — Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa insiden pemadaman listrik di Pulau Jawa pada Jumat (19/6) dipicu oleh masalah teknis pada dua pembangkit besar milik mitra perusahaan. Kedua pembangkit tersebut terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa, sehingga pasokan listrik berkurang signifikan.
“Hari Jumat kami menyampaikan ada dua pembangkit besar milik mitra kami yang mengalami kendala teknis dan terpaksa keluar dari sistem,” ujar Darmawan dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/6).
PLN langsung bergerak cepat dengan menurunkan tim teknis bersama mitra untuk melakukan perbaikan intensif. Hasilnya, pada Minggu malam, satu unit pembangkit berhasil disinkronkan kembali ke jaringan listrik Pulau Jawa dan mulai memasok daya.
Pasokan Mulai Normal, Pemadaman Berkurang
Dengan pulihnya satu pembangkit besar, Darmawan memastikan kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa berangsur membaik. Pemadaman listrik bergilir yang terjadi pekan lalu kini mulai diminimalisir secara bertahap.
“Kami ingin mohon maaf kepada masyarakat karena ketidaknyamanan dengan terjadinya pemadaman bergilir tersebut,” terangnya dalam kesempatan yang sama.
PLN juga memastikan pasokan energi primer yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan pembangkit, baik milik PLN sendiri maupun mitra swasta (Independent Power Producer), mulai mengalir kembali. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan sistem kelistrikan di Pulau Jawa ke depannya.
Apresiasi untuk Dukungan Pemerintah
Darmawan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dipimpin Menteri Bahlil Lahadalia, atas dukungan, arahan, dan bimbingan yang diberikan selama proses pemulihan.
“Dan untuk itu memperkuat ketahanan dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa. Kami memberikan apresiasi luar biasa atas dukungan, arahan, dan bimbingan dari pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, dalam hal ini Bapak Menteri Bahlil Lahadalia,” pungkasnya.
Pemulihan pembangkit ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat dan dunia usaha di Pulau Jawa yang sempat terganggu akibat pemadaman bergilir. PLN berkomitmen untuk terus memonitor sistem kelistrikan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.