KALIMANTAN BARAT — Kabar ini mencuat jelang bergulirnya kompetisi kasta kedua musim 2026/2027. PSIS yang musim lalu terdegradasi dari BRI Super League butuh amunisi lapis baja untuk segera kembali ke papan atas.
Nilai Pasar Rp2,17 Miliar dan Fleksibilitas Posisi
Abimanyu bukan pemain biasa. Market value pemain kelahiran Banjarnegara, 27 April 1999 itu masih bertengger di angka Rp2,17 miliar. Angka itu mencerminkan kualitasnya sebagai gelandang yang bisa diplot di tiga posisi sekaligus: gelandang bertahan, tengah, maupun serang.
Dengan tinggi 1,71 meter, ia mengandalkan visi bermain dan mobilitas tinggi. Fleksibilitas ini yang membuatnya selalu dibutuhkan di setiap klub yang dibelanya.
Jejak Karier: dari Levante ke Sriwijaya FC
Perjalanan Abimanyu dimulai dari akademi Eropa. Ia sempat menimba ilmu di Real Betis Academy, Jakarta Football Academy, hingga Levante pada periode 2016-2017.
Karier profesionalnya resmi dimulai bersama Sriwijaya FC pada musim 2017 hingga 2019. Bersama Laskar Wong Kito, ia mencatatkan delapan penampilan dan menyumbang satu gol.
Musim lalu, ia memperkuat Persik Kediri. Meski Persik tampil di BRI Super League, Abimanyu tetap menjadi bagian penting rotasi tim.
PSIS Butuh Pemain Berpengalaman di Liga 2
Liga 2 musim depan diprediksi lebih kompetitif. Banyak tim papan atas yang turun kasta dan berambisi promosi. PSIS tidak bisa hanya mengandalkan pemain muda.
Abimanyu yang sudah malang melintang di level klub dan Timnas Indonesia—dari kelompok umur hingga senior—dianggap sebagai figur yang tepat. Pengalamannya di laga-laga krusial bisa menjadi pembeda di momen-momen genting.
Belum Ada Konfirmasi Resmi dari Manajemen
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PSIS Semarang belum memberikan pernyataan resmi. Namun, rumor ini sudah menyebar di kalangan suporter Mahesa Jenar.
Jika transfer ini terealisasi, PSIS akan mendapatkan tambahan kekuatan signifikan di lini tengah. Langkah ini juga menunjukkan keseriusan mereka untuk tidak berlama-lama di kasta kedua sepak bola nasional.