Pencarian

Microsoft Kunci Gears of War: E-Day Eksklusif Xbox dan PC, Pengembang Rela Jumlah Pemain Lebih Sedikit

Kamis, 11 Juni 2026 • 17:22:02 WIB
Microsoft Kunci Gears of War: E-Day Eksklusif Xbox dan PC, Pengembang Rela Jumlah Pemain Lebih Sedikit
Gears of War: E-Day dipastikan eksklusif untuk Xbox dan PC tanpa rencana rilis di PS5.

Spekulasi mengenai kehadiran Gears of War: E-Day di PS5 telah beredar selama berbulan-bulan, terutama setelah Microsoft merilis versi remaster Gears of War Reloaded di konsol Sony pada 2025. Namun, kepastian datang langsung dari studio pengembang. Creative Director The Coalition, Matt Searcy, dalam wawancara dengan Eurogamer menegaskan bahwa opsi untuk merilis game tersebut di PS5 tidak pernah dibahas di internal studio.

"Kami tidak pernah membicarakan hal itu," kata Searcy. Ia menambahkan bahwa menjadikan E-Day sebagai game eksklusif Xbox "sangat masuk akal" dan merupakan suatu "kehormatan" baginya untuk bersanding dengan judul eksklusif lain seperti Clockwork Revolution.

Alasan di Balik Pembalikan Arah Strategi Eksklusif

Perubahan haluan ini terjadi setelah Asha Sharma resmi menjabat sebagai CEO Xbox. Dalam wawancara dengan Fortune, Sharma secara blak-blakan mengakui kondisi bisnis Xbox yang "tidak terlalu sehat." Ia menyebutkan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah memperkenalkan satu hingga dua judul eksklusif andalan untuk membangun kembali kepercayaan pasar.

"Sulit menemukan contoh platform di luar sana yang tidak memiliki layanan dan konten eksklusif," ujar Sharma. Ia menegaskan bahwa langkah ini adalah sebuah perjalanan, dan jika bisnis sudah pulih, Microsoft akan kembali mempertimbangkan ekspansi ke platform lain.

Pernyataan ini diperkuat oleh Chief Content Officer Xbox, Matt Booty, dalam wawancara dengan Game Informer. Booty menjelaskan bahwa kedatangan Sharma memberi kesempatan bagi tim untuk mengevaluasi ulang strategi dan "fokus pada masa depan." Ia menekankan bahwa Microsoft ingin memberikan "alasan untuk percaya dan alasan untuk membeli Xbox" sebagai imbalan bagi penggemar setia mereka.

Konsekuensi: Pemain Lebih Sedikit, Tapi Fokus Lebih Tajam

Keputusan ini jelas memiliki risiko komersial. Namun, The Coalition tidak terlalu ambil pusing. Art Director Aryan Hanbeck menyatakan bahwa timnya tidak terlalu khawatir tentang ukuran audiens. "Kami pernah merilis game ke audiens yang lebih kecil sebelumnya, dan sudah ada banyak penembak jitu hebat di Xbox," kata Hanbeck.

Searcy pun menambahkan bahwa akan "keren" jika lebih banyak orang bisa memainkan E-Day, tetapi pada akhirnya, "untuk Xbox dan PC, itulah yang ada di luar sana." Pernyataan ini menunjukkan bahwa Microsoft kini lebih memprioritaskan penguatan ekosistem sendiri daripada mengejar angka penjualan maksimal dari multiplatform.

Batas Kabur Antara Eksklusif dan Tidak

Microsoft menegaskan bahwa E-Day dan Clockwork Revolution bukanlah game eksklusif sementara (timed exclusive) untuk Xbox. Namun, sejarah menunjukkan bahwa pernyataan serupa pernah dibuat untuk Starfield—yang akhirnya tetap dirilis ke PS5. Hal ini membuat banyak pengamat bertanya-tanya apakah keputusan ini bersifat permanen atau hanya taktik untuk meredam ekspektasi.

Yang jelas, kebijakan baru Microsoft tampaknya membagi dua jalur: game live-service multipemain besar akan tetap dirilis secara multiplatform, sementara judul-judul baru yang belum diumumkan untuk platform lain akan menjadi eksklusif. Booty menambahkan bahwa perusahaan akan "sangat bijaksana" dalam menentukan game mana yang layak menjadi eksklusif di masa depan.

Gears of War: E-Day dijadwalkan rilis pada Oktober mendatang, dengan beta multipemain yang akan hadir sebelum peluncuran. Setelah memainkannya di Summer Game Fest, banyak jurnalis melaporkan bahwa game ini lebih besar, lebih berani, dan lebih ambisius dari yang diperkirakan sebelumnya.

Bagikan
Sumber: gamespot.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks