KALIMANTAN BARAT — Putaran nasional Basketball Campus League The Nationals 2026 resmi dimulai. Sebanyak lima perwakilan regional—Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta—bertanding di Basketball Court UPH, Tangerang sejak Minggu (7/6) hingga 13 Juni mendatang.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah. CEO Campus League Ryan Gozali, Associate Vice President of Student Development UPH Dr. Andry M. Panjaitan, Wakil Ketua DPD PERBASI Banten Tikky Suwantikno, serta Vice Rector for Student Affairs BINUS Prof. Dr. Ir. Yohannes Kurniawan hadir menyaksikan laga perdana.
Drama di Menit Akhir: UKSW Tak Gentar saat Perbanas Mengejar
Pertandingan antara UKSW dan Perbanas berjalan ketat sejak kuarter pertama. Kedua tim silih berganti memimpin, namun tak ada yang mampu menjauh. Perbanas nyaris memaksakan comeback di kuarter pamungkas, tetapi UKSW tetap tenang di momen krusial.
Stevie Willie Saputra menjadi motor serangan UKSW dengan 18 poin. Samuel Kafiar turut menyumbang delapan poin. Dari kubu Perbanas, Baltazar Noerisqun membukukan 14 poin, sementara Fathur Rahman menambahkan delapan poin.
Kemenangan Putri: UPH dan Unika Soegijapranata Pesta Poin
Di sektor putri, Universitas Pelita Harapan menang 61-51 atas BINUS. Namun kemenangan paling telak diraih Unika Soegijapranata yang menghancurkan Universitas Katolik Parahyangan dengan skor 92-27. Universitas Surabaya juga tak kalah impresif usai membantai Universitas Ciputra Makassar 89-45.
CEO Campus League: "Kalian Jadi Sejarah"
Dalam sambutan pembukaan, Ryan Gozali menegaskan fase The Nationals menjadi ajang pembuktian tim terbaik musim ini. "Hari ini hari yang sangat spesial karena The Nationals pertama, kalian jadi sejarah dari perjalanan panjang Campus League. Kami berharap banyak talenta baru yang muncul, jadi tunjukkan level tertinggi kalian," ujar Gozali.
Ia menambahkan, Campus League terinspirasi dari liga kampus di negara maju. "Semoga ini awal dari mimpi besar kami," katanya.
Jadwal Selanjutnya: UKSW Incar Dua Kemenangan Beruntun
Kemenangan perdana ini menjadi modal berharga bagi UKSW untuk bersaing di fase grup. Tim putra asal Salatiga itu masih memiliki beberapa laga sisa untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya. Sementara itu, Perbanas harus segera bangkit jika ingin menjaga asa lolos dari Grup B.