KALIMANTAN BARAT — Antonelli mencatat waktu 1 menit 12,051 detik di Q3, hanya unggul 0,043 detik dari Verstappen yang harus puas di posisi kedua. Sementara itu, Hamilton menempati urutan ketiga dengan selisih lebih dari dua persepuluh detik. Ini menjadi pole position perdana bagi Antonelli di sirkuit sepanjang 3,337 km yang terkenal sempit dan menuntut presisi tinggi.
Tabrakan Leclerc di Tikungan Terakhir
Nasib sial justru menimpa Charles Leclerc. Pebalap tuan rumah itu sempat memuncaki catatan waktu, namun harus membatalkan beberapa putaran cepatnya. Saat mencoba merebut kembali posisi terdepan di detik-detik akhir Q3, mobil Ferrari-nya menabrak dinding pembatas. Alhasil, Leclerc harus puas di posisi keempat di depan pendukungnya sendiri.
McLaren dan Red Bull Bersaing Ketat
Isack Hadjar tampil solid untuk Red Bull Racing dengan finis kelima, unggul satu posisi dari George Russell (Mercedes). Duo McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, justru tercecer di posisi ketujuh dan kedelapan—jauh dari ekspektasi awal. Pierre Gasly (Alpine) dan Liam Lawson (Racing Bulls) melengkapi posisi 10 besar.
Kegagalan kembali dialami duo Williams. Alex Albon dan Carlos Sainz hanya mampu finis ke-11 dan ke-12, gagal menembus Q3. Nico Hulkenberg (Audi) dan Franco Colapinto (Alpine) mengikuti di belakang mereka.
Nasib Buruk Bagi Haas dan Aston Martin
Haas mengalami hari yang berat. Esteban Ocon dan Ollie Bearman sama-sama tersingkir di Q1, masing-masing di posisi ke-17 dan ke-19. Sergio Perez (Cadillac) menyelip di antara keduanya. Valtteri Bottas (Cadillac) hanya mampu start dari posisi ke-20.
Bencana total menimpa Aston Martin. Fernando Alonso dan Lance Stroll menjadi penghuni baris terakhir grid, masing-masing di posisi ke-21 dan ke-22. Ini menjadi hasil kualifikasi terburuk tim asal Inggris musim ini.
Insiden Bortoleto Akhiri Harinya Lebih Awal
Gabriel Bortoleto (Audi) hanya mampu finis ke-16 dan absen di Q2 setelah kontak dengan pembatas di Q1 merusak mobilnya. Pebalap Brasil itu menjadi satu-satunya penghuni posisi 16 besar yang tidak bisa melanjutkan sesi.
Balapan F1 Monako akan berlangsung Minggu (25/5). Dengan sirkuit yang sulit untuk menyalip, posisi start menjadi krusial. Antonelli punya peluang besar untuk meraih kemenangan perdana di ajang jet darat.