PONTIANAK — Peringatan dini cuaca dari BMKG mencakup hampir seluruh wilayah Kalbar. Hujan dengan intensitas bervariasi diprakirakan mengguyur sejak pagi hingga malam hari, dengan potensi petir di sejumlah titik.
Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Hujan Lebat?
BMKG menyebutkan daerah-daerah yang perlu waspada meliputi Kabupaten Sambas, Bengkayang, Landak, Mempawah, Sanggau, Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, Kayong Utara, Kubu Raya, dan Kota Pontianak. Hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi secara merata di wilayah tersebut.
Waktu Kejadian dan Durasi Cuaca Buruk
Potensi hujan diperkirakan terjadi sejak pagi hari dan berpotensi meningkat pada siang hingga sore hari. Masyarakat diimbau untuk tidak berlindung di bawah pohon besar saat terjadi petir, serta mewaspadai genangan air di jalan raya yang bisa mengganggu aktivitas berkendara.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio melalui keterangan resminya mengingatkan nelayan dan pelaku transportasi sungai untuk meningkatkan kewaspadaan. Angin kencang yang menyertai hujan petir bisa memicu gelombang tinggi di perairan Kalbar.
Dampak yang Perlu Diantisipasi Warga
Selain petir, hujan lebat juga berpotensi menyebabkan banjir di wilayah rendah dan tanah longsor di daerah perbukitan. Warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng diminta memantau perkembangan cuaca dari sumber resmi.
BMKG terus memperbarui informasi cuaca setiap tiga jam melalui kanal resmi dan media sosial. Masyarakat dapat mengakses data real-time untuk merencanakan aktivitas harian.