SINGKAWANG — Budaya ngopi di Singkawang bukan sekadar tradisi pagi hari, melainkan napas keseharian yang diwariskan lintas generasi. Setidaknya ada empat warung kopi legendaris yang masih bertahan hingga kini, dengan usia puluhan hingga hampir seratus tahun. Masing-masing punya karakter rasa dan suasana yang tak tergantikan.
Kopi Nikmat: Nyaris Satu Abad, Resep Tetap Sama
Kopi Nikmat di pusat kota merupakan yang tertua. Berdiri sejak 1930, kedai ini masih mempertahankan resep kopi klasik yang sama dari masa ke masa. Kopi hitamnya dibanderol mulai Rp 12.000 per cangkir, dengan pilihan teman seperti teh susu, teh telur, risoles, hingga aneka kue tradisional.
Warung ini buka dari pukul 06.00 hingga 15.00 WIB. Suasananya sederhana, tanpa banyak hiasan, tapi justru itulah daya tariknya bagi pengunjung yang ingin bernostalgia.
Kopi Tiam Rusen: Bangunan Jadul yang Hidup Kembali Saat Cap Go Meh
Berdiri sejak 1955, Kopi Tiam Rusen mempertahankan konsep bangunan lama yang khas. Suasana retro di dalamnya membuat tempat ini kerap menjadi tujuan wisatawan, terutama saat perayaan Cap Go Meh. Menu yang disajikan masih mengusung rasa klasik yang konsisten dari dulu hingga sekarang.
Kopitiam ini buka lebih panjang, dari pukul 06.00 hingga 23.00 WIB. Banyak warga yang menjadikannya tempat sarapan pagi atau sekadar nongkrong santai di malam hari.
Han's Kopitiam: Dari Bubur Hingga Mi Ayam, Semua Ramai Sejak Pagi
Han's Kopitiam menjadi salah satu tempat paling ramai di Singkawang sejak pagi hari. Tak hanya kopi, kedai ini menyajikan menu berat seperti bubur khas Singkawang, mi ayam asin, lontong sayur, hingga nasi kuning. Camilan seperti aneka kue juga tersedia dengan harga yang relatif terjangkau.
Suasana yang hangat dan pelayanan cepat membuat Han's selalu dipadati pengunjung, baik warga lokal maupun pendatang.
Warung Kopi Aming: Racikan Kuat yang Sudah Tembus Pasar Luar Daerah
Warung Kopi Aming berdiri sejak 1970 dan dikenal sebagai ikon kopi Singkawang. Racikannya terkenal kuat dan nikmat, bahkan bubuk kopinya sudah dipasarkan hingga ke luar daerah. Tak heran jika tempat ini hampir selalu penuh setiap hari.
Warung ini buka dari pukul 05.00 hingga 24.00 WIB, namun memiliki tradisi unik: tutup setiap Minggu terakhir di akhir bulan. Tradisi ini justru menjadi ciri khas yang dinanti-nanti pelanggan setianya.