PWI Kalbar Dorong LPM Warta IAIN Pontianak Perkuat Kontrol Sosial di Kampus, Buka Peluang Pelatihan Jurnalistik

Penulis: Vikri Alfandi  •  Sabtu, 26 September 2026 | 09:16:31 WIB
Pengurus PWI Kalbar berkunjung ke Sekretariat LPM Warta IAIN Pontianak untuk memperkuat peran pers mahasiswa.

PONTIANAK — Kunjungan PWI Kalbar ke Sekretariat LPM Warta IAIN Pontianak menjadi bagian dari upaya organisasi profesi wartawan itu memberi penguatan terhadap keberadaan dan aktivitas pers mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Kundori menilai pers mahasiswa punya posisi penting sebagai ruang belajar jurnalistik sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial di kampus.

Berdasarkan hasil diskusi dengan pengurus LPM Warta, media mahasiswa tersebut masih aktif menjalankan kegiatan jurnalistik dan menerbitkan pemberitaan melalui media daring. "Alhamdulillah, Warta IAIN masih eksis dan terus menerbitkan pemberitaan melalui media online. Hanya untuk media cetak mungkin sudah terkendala kondisi keuangan dan anggaran," kata Kundori.

Minta Kampus Dukung Tanpa Intervensi Kerja Jurnalistik

Kundori berharap pihak perguruan tinggi tetap memberikan dukungan terhadap aktivitas pers mahasiswa tanpa melakukan intervensi terhadap kerja jurnalistik yang dijalankan. Menurutnya, keterbatasan anggaran jangan sampai berdampak terhadap keberlangsungan kegiatan pers mahasiswa.

"Kami berharap teman-teman di Warta IAIN tetap mempertahankan jurnalismenya, kemudian menjadi kontrol sosial di lingkungan kampus," ujarnya.

Ia juga meminta lembaga pendidikan memberikan ruang dan dukungan yang memadai bagi pers mahasiswa. "Dukung kemerdekaan pers mahasiswa. Sebagai mitra dan kontrol sosial di lingkungan kampus, pers mahasiswa perlu mendapat dukungan," katanya.

Dorong Kaderisasi dan Produksi Berita, Artikel, hingga Opini

Selain mempertahankan aktivitas jurnalistik, Kundori mendorong mahasiswa terus menghasilkan karya berupa berita, artikel maupun opini yang dapat menjadi konsumsi publik. Ia menekankan pentingnya kaderisasi di tubuh pers mahasiswa agar keberlangsungan organisasi tidak berhenti ketika masa kepengurusan berakhir.

"Jangan mentang-mentang hanya setahun sudah habis jabatan lalu tidak ada kaderisasi. Terus pertahankan dan lakukan kaderisasi," tuturnya.

PWI Kalbar juga membuka peluang terlibat dalam kegiatan peningkatan kapasitas mahasiswa, khususnya melalui diskusi dan pelatihan jurnalistik. Mahasiswa dapat mengundang wartawan maupun organisasi profesi wartawan sebagai narasumber untuk membahas berbagai perkembangan dunia jurnalistik, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), media sosial, dan perkembangan media di Indonesia.

Soal UKW: Mahasiswa Bisa Ikut Jika Sudah Bekerja di Perusahaan Pers

Terkait Uji Kompetensi Wartawan, Kundori menjelaskan mahasiswa dapat mengikuti proses tersebut apabila telah memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk ketika sudah bekerja sebagai wartawan di perusahaan pers.

"Kalau adik-adik mahasiswa sudah sambil kuliah bekerja di perusahaan pers, itu memungkinkan untuk menjadi peserta atau mengikuti uji kompetensi," jelasnya.

LPM Warta Ajukan Kerja Sama Pelatihan Jurnalistik

Ketua Umum LPM Warta IAIN Pontianak, Rolinny Ittiqaiyah, menyambut baik kunjungan PWI Kalbar tersebut. Ia menilai perhatian dari organisasi profesi wartawan menjadi dorongan bagi pengurus dan anggota LPM Warta untuk terus mengembangkan kegiatan jurnalistik di lingkungan kampus.

"Kami selaku tuan rumah merasa sangat diperhatikan oleh PWI. Dari LPM Warta sendiri sangat mengharapkan perhatian dan ke depan mungkin akan mengajukan kerja sama," ujarnya.

Kerja sama tersebut, kata dia, dapat diwujudkan melalui kegiatan pelatihan jurnalistik maupun menghadirkan wartawan dan pengurus PWI sebagai pemateri. Sebaliknya, apabila PWI Kalbar menggelar pelatihan jurnalistik, LPM Warta siap mengirimkan anggota dan calon jurnalis untuk mengikuti kegiatan tersebut.

"Kami berharap ke depan bisa sama-sama, baik dalam pelatihan jurnalistik yang diadakan LPM Warta maupun kegiatan PWI. Kami bisa meminta pemateri dari PWI dan mengirimkan calon-calon jurnalis untuk mengikuti pelatihan," katanya.

12 Pengurus dan 11 Anggota, Publikasi Lewat Website hingga Instagram

Saat ini LPM Warta IAIN Pontianak menjalankan sejumlah program kerja, mulai dari pengembangan anggota hingga kegiatan penerbitan. Dalam bidang pengembangan anggota, LPM Warta menggelar diskusi secara berkala.

Pada bidang penerbitan, kegiatan dilakukan melalui pengelolaan website, YouTube, podcast, video reportase, serta berbagai konten jurnalistik lainnya. Instagram dimanfaatkan sebagai media publikasi harian, terutama untuk pemberitaan kegiatan, liputan acara, maupun menyampaikan kritik dan gagasan mahasiswa.

"Ketika ada kritikan atau pemikiran dari mahasiswa, kami salurkan melalui wadah LPM Warta untuk disebarkan kepada mahasiswa di lingkungan kampus maupun di luar lingkungan kampus," ujarnya.

Dalam struktur kepengurusan, LPM Warta IAIN Pontianak saat ini memiliki sekitar 12 pengurus dan 11 anggota.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: pontianak.suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top