TP PKK Kalbar Salurkan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

Penulis: Zainul Arifin  •  Rabu, 23 September 2026 | 11:47:01 WIB
TP PKK Kalbar menyalurkan sembako kepada warga terdampak karhutla di Dusun Lingga Dalam, Kubu Raya.

KUBU RAYA — Bantuan yang disalurkan mencakup beras, telur, minyak goreng, dan sejumlah kebutuhan pokok lain. Warga juga menerima pemeriksaan kesehatan gratis, obat-obatan, serta dukungan air bersih selama kondisi darurat berlangsung.

Kegiatan di Dusun Lingga Dalam itu melibatkan sejumlah pihak. Hadir Vikjen Keuskupan Agung Pontianak Pastor Alexius Alex, Direktur Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak, Tim Relawan Komisi Gender dan Pemberdayaan Perempuan Keuskupan Agung Pontianak, Tim Medis Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak, serta Caritas.

Mengapa Warga Dusun Lingga Dalam Jadi Sasaran Bantuan

Donata menyebut aksi sosial itu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan langsung kepada masyarakat terdampak karhutla. Fokusnya membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga kesehatan warga di tengah kondisi darurat.

"Melalui kegiatan ini, kita ingin hadir secara langsung bersama masyarakat. Bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga melihat dan mendengarkan secara langsung kondisi serta kebutuhan masyarakat yang terdampak karhutla," kata Donata.

Ia menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang dialami warga Dusun Lingga Dalam. Dampak karhutla tidak hanya dirasakan terhadap lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan rasa prihatin atas kondisi yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan, khususnya masyarakat di Dusun Lingga Dalam," ungkapnya.

Kabut Asap dan Kelompok Warga yang Paling Rentan

Donata menilai kabut asap berpotensi berdampak lebih berat pada kelompok yang membutuhkan perhatian khusus. Karena itu, kehadiran tim medis dan relawan dinilai penting untuk memastikan warga tetap terpantau kesehatannya.

"Kita memahami bahwa kondisi ini tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap kesehatan dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, kehadiran kita hari ini merupakan wujud kepedulian, solidaritas dan semangat gotong royong," jelasnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga selama kondisi darurat berlangsung.

"Semoga bantuan berupa pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, sembako dan penyediaan air bersih ini dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan," tutur Donata.

Apresiasi untuk Relawan dan Mitra Keuskupan

Donata menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan aksi sosial tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga dibutuhkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komisi Gender dan Pemberdayaan Perempuan Keuskupan Agung Pontianak, Tim Medis Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak, Caritas, para relawan serta seluruh pihak yang telah bersama-sama menyelenggarakan kegiatan ini," ujarnya.

Ia menambahkan, aksi sosial tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi kondisi darurat akibat karhutla.

"Kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan tidak berjalan sendiri. Ada kepedulian, ada solidaritas dan ada semangat gotong royong dari berbagai pihak untuk bersama-sama membantu," terangnya.

Ajakan Menjaga Lingkungan dan Meningkatkan Kewaspadaan

Donata mengajak masyarakat terus menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga keagamaan perlu diperkuat dalam menghadapi bencana.

"Kita berharap kondisi ini dapat segera teratasi dan ke depan tidak terjadi lagi kejadian serupa. Mari kita terus menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian dan memperkuat kerja sama antara pemerintah, masyarakat, lembaga keagamaan dan seluruh pihak dalam menghadapi bencana," tutupnya.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: pontianak.suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top