MEMPAWAH — Puluhan kotak masker disalurkan langsung ke rumah-rumah warga Desa Sekabuk di tengah tebalnya kabut asap karhutla. Langkah ini diambil pemerintah desa untuk memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.
Kepala Desa Sekabuk, Andas Saputra, mengatakan pembagian masker bukan hanya dilakukan di satu titik keramaian, melainkan menyasar langsung ke setiap rumah. "Satu kotak satu rumah kita bagikan masker ini karena kabut asap semakin pekat. Kegiatan ini perlu kita prioritaskan guna menjamin kesehatan warga," ujarnya.
Kegiatan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026. Pemerintah Desa Sekabuk berupaya memaksimalkan anggaran desa untuk kepentingan masyarakat yang terdampak langsung kabut asap.
"Melalui APBDes tahun 2026, kita berharap pemerintah desa mampu hadir di tengah kepentingan masyarakat yang semakin terganggu aktivitasnya akibat kabut ini," ungkap Andas.
Di sela pembagian masker, Andas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan. Ia tak menampik bahwa aktivitas warga mulai terganggu seiring pekatnya kabut yang menyelimuti wilayah Sadaniang.
Andas berharap masker yang dibagikan benar-benar dimanfaatkan warga, terutama saat harus keluar rumah. "Kita harap pembagian masker ini bermanfaat bagi masyarakat Desa Sekabuk di tengah kabut yang semakin tebal ini," katanya.
Ia pun mengajak seluruh warga berdoa agar hujan segera turun dan memadamkan api yang membakar hutan dan lahan. "Mari sama-sama kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kabut ini segera hilang dan Tuhan menurunkan hujan, sehingga api yang membakar hutan dan lahan ini segera padam," pungkasnya.