Bunda PAUD Kalbar Erlina Ria Norsan Tinjau Layanan Gizi Anak di Landak, Akreditasi Lembaga Melonjak ke 87,1 Persen

Penulis: Zainul Arifin  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:01:02 WIB
Bunda PAUD Kalbar Erlina Ria Norsan meninjau layanan gizi anak di Kabupaten Landak, Jumat (28/8/2026).

LANDAK — Capaian akreditasi lembaga PAUD di Kabupaten Landak menjadi sorotan utama dalam kunjungan kerja Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, Jumat (28/8/2026). Data yang dipaparkan Bupati Landak Karolin Margret Natasa menunjukkan lompatan hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Pada 2025, persentase lembaga PAUD yang terakreditasi baru mencapai 44,4 persen. Angka itu kini bertengger di 87,1 persen, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membenahi layanan pendidikan anak usia dini secara menyeluruh.

Angka Partisipasi Sekolah Tembus 90,39 Persen

Selain akreditasi, Karolin memaparkan capaian angka partisipasi sekolah (APS) PAUD yang melampaui target hingga 90,39 persen pada 2025. Ia menyebut capaian ini buah dari investasi jangka panjang yang tengah dibangun Pemkab Landak.

“Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kesiapan belajar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar,” ujar Karolin di hadapan Erlina yang juga menjabat Bupati Mempawah itu.

Pemerataan Akses dan Kompetensi Guru Jadi Pekerjaan Rumah

Di balik capaian tersebut, Karolin mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang belum tuntas. Pemerataan akses PAUD hingga ke pelosok, penguatan peran lembaga negeri, serta peningkatan kompetensi pendidik menjadi prioritas berikutnya.

“Kami menyadari bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, khususnya dalam hal pemerataan akses PAUD hingga ke pelosok, penguatan peran PAUD negeri, serta peningkatan kompetensi para pendidik PAUD,” tambahnya.

Erlina Uji Wawasan Anak Soal Konsumsi Ikan

Sementara itu, Erlina Ria Norsan tidak hanya meninjau fasilitas. Ia sempat berinteraksi langsung dengan anak-anak TK dan menguji pengetahuan mereka seputar gizi, termasuk kemampuan membedakan jenis ikan yang aman dikonsumsi.

“Jadi anak-anak hebat, Indonesia kuat, PAUD berkualitas, generasi emas berkelas,” ucap Erlina memberikan semangat kepada para murid.

Istri Gubernur Kalbar itu menegaskan kunjungannya bukan sekadar seremonial. Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci mewujudkan layanan PAUD yang holistik integratif.

“Kehadiran kami di Kabupaten Landak hari ini bukan sekadar untuk melakukan kunjungan, tetapi untuk bersilaturahmi, melihat secara langsung tumbuh kembang anak-anak kita, dan sekaligus menguatkan komitmen bersama dalam mewujudkan layanan pendidikan PAUD anak usia dini yang berkualitas dan holistik integratif,” tuturnya.

Pentingnya Asupan B2SA Cegah Stunting

Erlina juga mengingatkan para orang tua dan tenaga pendidik mengenai pentingnya asupan makanan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA). Menurutnya, pola konsumsi yang tepat dapat menekan risiko gangguan kesehatan jangka panjang pada anak.

“Konsumsi B2SA dapat mengurangi risiko gizi buruk, sering sakit-sakitan, stunting, obesitas, diabetes, gagal ginjal, dan penyakit jantung,” pungkas Erlina.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: kalimantantoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top