Proyek Air Bersih Rp89 Miliar di Kubu Raya Ditargetkan Rampung September 2027, Tambah 8.000 Sambungan Rumah

Penulis: Yoga Permadi  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:57:31 WIB
Pembangunan proyek air bersih senilai Rp89 miliar di Kabupaten Kubu Raya dimulai dengan target penambahan 8.000 sambungan rumah baru.

KUBU RAYA — Pemkab Kubu Raya melalui Perumdam Tirta Raya resmi memulai pembangunan peningkatan IPA dan SPAM senilai Rp89 miliar yang bersumber dari APBN. Proyek yang dikontrakkan melalui Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum ini mencakup pembangunan jaringan perpipaan senilai Rp58 miliar serta peningkatan kapasitas IPA Arang Limbung sebesar Rp29,5 miliar.

Pekerjaan konstruksi telah dimulai pada Mei dan Juni 2026 dengan target penyelesaian 480 hari kalender, atau sekitar September 2027 mendatang.

Kapasitas Produksi Bertambah 100 Liter per Detik

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyatakan peningkatan kapasitas IPA menjadi 2×50 liter per detik atau total 100 liter per detik akan memperkuat sistem penyediaan air bersih di wilayah tersebut. Dengan tambahan kapasitas ini, cakupan pelayanan air minum ditargetkan naik dari 20,7 persen menjadi 23 persen.

"Air bersih bukan sekadar kebutuhan, tetapi hak masyarakat. Masyarakat menunggu air bersih seperti menunggu setetes air di tengah gurun," ujar Sujiwo saat groundbreaking pada Senin (24/8/2026).

Target 8.000 Sambungan Rumah Baru di Sungai Raya

Direktur Perumdam Tirta Raya Hermawan mengatakan proyek ini akan memprioritaskan perluasan layanan di Kecamatan Sungai Raya. Jaringan perpipaan baru akan menjangkau Wonodadi II dan Sungai Raya Dalam yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Selain itu, peningkatan layanan juga menyasar kawasan permukiman seperti Komplek Kapuas dan Komplek Sakura. Hermawan menyebut Bandara Supadio juga telah berkomunikasi untuk penambahan sambungan air bersih setelah proyek selesai.

Pemkab Kubu Raya Minta Proyek Dikerjakan Tanpa Kompromi Kualitas

Sujiwo menegaskan tidak akan mentoleransi pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi meskipun proyek ini dibiayai APBN. Ia meminta kontraktor mengerjakan sesuai aturan dan menyelesaikannya tepat waktu.

"Walaupun proyek ini dibiayai APBN, saya tidak akan pernah berkompromi soal kualitas. Pekerjaan harus selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Ketua Komisi V DPR RI: Kebutuhan Air Bersih Kalbar Sangat Urgen

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menilai persoalan kebutuhan air bersih di Kalimantan Barat sangat mendesak dan membutuhkan perhatian serius pemerintah pusat. Ia menyebut Kubu Raya menjadi salah satu daerah yang memerlukan dukungan infrastruktur air bersih.

"Kebutuhan air bersih di Kalimantan Barat ini sangat urgen. Salah satu contoh di Kabupaten Kubu Raya. Pemerintah pusat harus peduli dengan hal ini, karena ini adalah salah satu solusi membuat masyarakat sejahtera," kata Lasarus.

Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pembangunan sarana dan prasarana air bersih harus terus didorong melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: berkatnewstv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top