LANDAK — Langkah preventif dilakukan jajaran TNI-Polri di perbatasan Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu. Sejak pukul 09.30 WIB, personel gabungan menyisir permukiman dan area rawan di Dusun Sukamaju untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu karhutla.
Patroli tersebut melibatkan Serka Suparno, Serda Arianto Gogon, dan Kopda Doni dari Koramil 1210-02/Mempawah Hulu, bersama Aipda Latif dan Brigpol Yogi dari Polsek Mempawah Hulu. Mereka juga didampingi Ketua RT 02 Dusun Sukamaju, Fiktorius Bento, serta sejumlah warga.
Di sela patroli, personel menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Warga diminta aktif menjaga lingkungan dan segera melapor jika menemukan indikasi munculnya titik api di sekitar tempat tinggal mereka.
Komandan Kodim 1210/Landak, Letkol Inf Doni Prasetyo, menegaskan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa hanya bertumpu pada aparat. Menurutnya, keterlibatan warga dalam pengawasan lingkungan menjadi kunci utama agar kebakaran tidak meluas.
"Kami terus mendorong jajaran Koramil untuk meningkatkan patroli dan komunikasi dengan masyarakat sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi Karhutla. Jangan menunggu api membesar, setiap indikasi kebakaran harus segera dilaporkan dan ditangani bersama. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah Karhutla meluas," tegas Dandim.
Patroli gabungan ini merupakan bagian dari instruksi pimpinan untuk memperketat pemantauan di titik-titik yang dinilai rawan. Pendekatan langsung ke tingkat RT dan dusun dinilai lebih efektif dibandingkan sekadar memasang imbauan, karena aparat bisa berdialog dan menampung aspirasi warga secara langsung.
Dandim mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Landak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti membakar sampah atau rumput di musim kemarau, diminta dihindari.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah dari Karhutla. Kepedulian dan kewaspadaan masyarakat sangat penting karena pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan ketika kebakaran sudah meluas," tambahnya.
Kegiatan patroli dan sosialisasi ini diharapkan mampu menekan angka kejadian karhutla di Kecamatan Mempawah Hulu, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan lahan kosong dan area perkebunan warga.