10 Kuliner Khas Makassar untuk Peserta MTQ KORPRI 2026, dari Coto sampai Pisang Epe

Penulis: Yoga Permadi  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:21:31 WIB
Peserta MTQ KORPRI 2026 menyantap Coto Makassar, salah satu kuliner khas yang disajikan di Sulawesi Selatan.

KALIMANTAN BARAT — MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 membawa ribuan peserta, ofisial, dan pendamping ke Sulawesi Selatan. Selain mengikuti rangkaian musabaqah, waktu senggang bisa dimanfaatkan untuk menjelajahi kekayaan rasa kota yang dikenal sebagai gerbang timur Indonesia ini. Hidangan berkuah kaya rempah, olahan iga, hingga jajanan manis siap memanjakan lidah.

Menu Berkuah yang Wajib Masuk Daftar

Perjalanan kuliner di Makassar tidak akan lengkap tanpa mencicipi hidangan berkuahnya yang pekat dan sarat bumbu. Dua nama paling populer adalah Coto Makassar dan Sop Konro, keduanya mudah ditemukan di berbagai penjuru kota.

Coto Makassar menyajikan daging sapi dan jeroan yang dimasak lama dengan racikan rempah hingga kuahnya berwarna kecokelatan. Rasanya gurih dan kaya, cocok dinikmati dengan ketupat atau buras. Bagi yang tidak mengonsumsi jeroan, penjual biasanya menyediakan pilihan daging sapi saja.

Sop Konro hadir dengan iga sapi sebagai bintang utamanya. Kuahnya berwarna cokelat kehitaman dengan aroma rempah yang kuat. Selain versi berkuah, ada juga konro bakar yang disajikan dengan bumbu pendamping. Hidangan ini cukup mengenyangkan dan pas untuk makan siang atau makan malam.

Pallubasa sekilas mirip coto, tapi punya karakter sendiri. Kuahnya kaya rempah dan lazim disantap dengan nasi putih. Di sejumlah tempat, kuning telur mentah bisa ditambahkan ke dalam kuah panas untuk memperkaya tekstur.

Camilan Khas di Sela Kegiatan

Untuk mengisi perut di sela aktivitas, jajanan khas Makassar menawarkan pilihan yang praktis dan lezat. Jalangkote, misalnya, memiliki kulit tipis renyah dengan isian sayuran, bihun, atau kentang. Camilan ini biasanya dinikmati dengan saus cair bercita rasa pedas dan gurih, cocok dijadikan buah tangan.

Otak-otak Makassar juga layak dicoba. Olahan ikan berbumbu yang dibungkus dan dimasak hingga mengeluarkan aroma khas ini bisa disantap sebagai camilan atau makanan pendamping. Bentuknya yang praktis membuatnya mudah dibawa kemana-mana.

Manisnya Makassar: Pisang Epe dan Es Pisang Ijo

Cuaca Makassar yang hangat terasa pas dinikmati dengan hidangan manis dan dingin. Pisang Epe, jajanan yang mudah ditemukan di kawasan Pantai Losari, dibuat dari pisang yang dibakar lalu ditekan pipih dan disiram saus gula merah. Kini tersedia berbagai variasi topping seperti cokelat, keju, hingga durian.

Es Pisang Ijo menjadi pilihan tepat sebagai makanan penutup. Pisang dibalut adonan berwarna hijau, disajikan dengan bubur lembut, sirup, dan es serut. Perpaduan rasa manis dan dinginnya sangat menyegarkan setelah menikmati hidangan berat.

Jangan Lupa Mie Titi dan Sop Saudara

Jika ingin istirahat dari hidangan berbahan daging, Mie Titi adalah pilihan yang tepat. Mie digoreng hingga kering dan renyah, lalu disiram kuah kental berisi sayuran dan pelengkap lainnya. Tekstur unik dari perpaduan mie renyah dan kuah hangat menjadi ciri khasnya, populer sebagai menu makan malam.

Bagi peserta yang bertugas di Kabupaten Pangkep, Sop Saudara adalah menu lokal yang wajib dicoba. Hidangan ini memiliki hubungan kuat dengan Pangkep dan telah menjadi salah satu kuliner populer Sulawesi Selatan. Sop Saudara biasanya terdiri atas daging dengan kuah gurih, kerap disantap bersama nasi dan olahan ikan seperti ikan bandeng.

Menjelajahi kuliner Makassar adalah cara terbaik untuk mengenal budaya setempat. Dengan sepuluh pilihan di atas, peserta MTQ KORPRI 2026 bisa menikmati pengalaman gastronomi yang tak terlupakan. Untuk informasi terkini mengenai lokasi dan jam buka, dapat dikonfirmasi langsung ke dinas pariwisata setempat.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: aktualita.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top