Harga TBS Sawit Kalbar Periode III Agustus 2026 Resmi Naik ke Rp3.618,74/Kg, Ini Rincian untuk 5 Umur Tanaman

Penulis: Yoga Permadi  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 01:11:31 WIB
Harga TBS kelapa sawit Kalimantan Barat periode III Agustus 2026 resmi ditetapkan naik menjadi Rp3.618,74 per kilogram untuk tanaman berumur 10–20 tahun.

PONTIANAK — Tim Penetapan Indeks K dan Harga TBS Provinsi Kalimantan Barat memutuskan kenaikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pada periode III Agustus 2026. Angka Rp3.618,74 per kilogram untuk tanaman berumur 10–20 tahun menjadi acuan transaksi sejak 16 hingga 22 Agustus 2026.

Keputusan ini diambil pada Jumat (21/8) dan menjadi patokan bagi petani serta perusahaan perkebunan di seluruh kabupaten penghasil sawit di Kalbar. Dibandingkan periode sebelumnya, angka ini menunjukkan tren penguatan seiring naiknya harga jual minyak sawit mentah (CPO) di pasar domestik.

Acuan Perhitungan: Indeks K 92,32% dan Harga CPO Rp15.279/Kg

Penetapan harga TBS ini merujuk pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 86 Tahun 2022 yang mewajibkan evaluasi harga dilakukan sebanyak empat kali dalam sebulan. Perhitungannya menggunakan Indeks K sebesar 92,32 persen.

Tim juga memakai realisasi harga CPO yang mencapai Rp15.279,31 per kilogram dan harga kernel sawit (PK) Rp12.588,53 per kilogram sebagai komponen utama. Selain itu, tren tender KPBN FOB Belawan/Dumai sepanjang pertengahan Agustus yang berada di kisaran Rp15.668 hingga Rp15.702 per kilogram turut menjadi pertimbangan.

Rincian Harga TBS Berdasarkan Umur Tanaman

Berikut rincian lengkap harga TBS kelapa sawit di Kalimantan Barat untuk periode III Agustus 2026 berdasarkan umur tanaman:

  • Umur 3 tahun: Rp2.716,24 per kg
  • Umur 4 tahun: Rp2.920,28 per kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.135,69 per kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.268,22 per kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.384,81 per kg

Selisih harga antar kelompok umur tanaman mencerminkan perbedaan produktivitas dan kualitas buah. Petani dengan tanaman berumur lebih tua umumnya memperoleh harga lebih tinggi karena rendemen minyak yang lebih besar.

Mengapa Harga TBS Ikut Bergerak Naik?

Kenaikan harga TBS periode ini tidak lepas dari penguatan harga CPO yang bertahan di atas Rp15.000 per kilogram. Kondisi itu sejalan dengan permintaan pasar global yang masih solid terhadap minyak sawit Indonesia.

Bagi petani sawit di Kalbar, kepastian harga ini menjadi sinyal positif di tengah fluktuasi harga pupuk dan biaya operasional kebun. Penetapan yang dilakukan empat kali sebulan juga diharapkan menjaga stabilitas pendapatan pekebun.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: jambiekspres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top