Coffee Morning Polsek Sebangki dan Camat Landak, Bahas Antisipasi Dampak Kabut Asap bagi Warga

Penulis: Vikri Alfandi  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:13:32 WIB
Kapolsek Sebangki dan Camat Landak menggelar coffee morning untuk membahas antisipasi dampak kabut asap bagi warga.

SEBANGKI — Kapolsek Sebangki IPDA Rudiansyah dan Camat Sebangki Yopita, S.H., beserta jajaran staf menggelar coffee morning di kantor kecamatan, Rabu (19/8/2026). Agenda utamanya bukan sekadar silaturahmi, melainkan menyatukan langkah menghadapi persoalan keamanan dan kondisi lingkungan yang tengah dilanda kabut asap.

Pertemuan santai ini dinilai penting untuk mempercepat pertukaran informasi di lapangan. Dengan komunikasi yang rutin, potensi gangguan Kamtibmas maupun keluhan warga terkait dampak asap bisa segera direspons lintas sektor.

Koordinasi Lintas Sektor untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

IPDA Rudiansyah menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Sinergi dengan pihak kecamatan menjadi kunci untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Setiap informasi maupun potensi gangguan Kamtibmas yang muncul di lapangan perlu segera dikomunikasikan agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Kapolsek dalam keterangannya, Rabu.

Imbauan Warga: Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kondisi kabut asap yang dinilai cukup parah menjadi perhatian serius dalam pertemuan tersebut. Pihak kepolisian dan kecamatan sepakat perlunya kewaspadaan bersama untuk mencegah dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.

“Apabila harus beraktivitas di luar rumah, masyarakat diharapkan memperhatikan kondisi udara dan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan,” tambah IPDA Rudiansyah.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memperparah kualitas udara. Langkah antisipasi ini dinilai krusial mengingat kabut asap berpotensi mengganggu aktivitas harian warga, terutama anak-anak dan lansia.

Menjaga Kekompakan Pemerintah Kecamatan dan Polri

Camat Sebangki Yopita, S.H., menekankan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kekompakan dan memperkuat koordinasi. Menurutnya, coffee morning bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi sarana untuk menyatukan persepsi dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

“Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan yang muncul dapat kita bahas bersama dan ditindaklanjuti sesuai tugas serta kewenangan masing-masing,” jelas Yopita.

Ia menambahkan, kepedulian bersama diperlukan untuk memberikan imbauan kepada warga agar menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk. Kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa kolaborasi antarinstansi merupakan kunci menghadapi tantangan di wilayah, baik persoalan keamanan maupun lingkungan.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: majalahmataborneonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top